Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa 'Ambyarrr'
DPR RI
11 jam yang lalu
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa Ambyarrr
2
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Politik
10 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
3
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
Internasional
13 jam yang lalu
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
12 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
DPR RI: 'New Normal' adalah Adaptasi dan Inovasi dalam Pakem Protokol Kesehatan
DPR RI
12 jam yang lalu
DPR RI: New Normal adalah Adaptasi dan Inovasi dalam Pakem Protokol Kesehatan
6
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Politik
11 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Banjir Bandang Landa Aceh Tengah, 11 Rumah Terendam Material Longsor

Banjir Bandang Landa Aceh Tengah, 11 Rumah Terendam Material Longsor
Rabu, 13 Mei 2020 18:10 WIB
BANDA ACEH - Banjir bandang yang melanda empat Kampung di Kecamatan Kebayakan akibat tingginya curah hujan yang melanda kawasan itu menyebabkan 11 unit rumah tunit terendam material longsor dan tiga unit mobil hanyut terbawa air bah.

"Laporan sementara ada tiga titik yang paling parah terdampak banjir bandang yang melanda kawasan Kebayakan. Namun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini," kata Kabag Humas Setdakab Aceh Tengah Salman Nuri yang dihubungi dari Banda Aceh, Rabu.

Ia menjelaskan saat ini hujan dengan intensitas tinggi masih berlangsung dan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar telah tiba dilokasi untuk memantau langsung daerah terdampak banjir.

"Pak Bupati saat ini sudah di lokasi untuk memantau langsung dan melakukan penanganan terhadap musibah ini dengan instansi terkait," kata Salman menjelaskan.

Hujan deras juga berdampak longsor di ruas jalan Takengon-Bireuen yang mengakibatkan lumpuhnya transportasi. Namun, alat berat telah dikerahkan untuk menyingkirkan material longsor di ruas jalan tersebut.

Lebih lanjut, Salman menjelaskan saat ini Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga sudah mendirikan dapur umum di Paya Tumpi sebagai upaya menyiapkan makanan berbuka puasa untuk warga terdampak banjir bandang.

"Kita berharap intensitas hujan dapat berkurang sehingga banjir yang melanda sejumlah kampong cepat surut dan kita juga mengimbau kepada masyarakat untuk waspada karena intensitas hujan diperkirakan masih tinggi," katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:ANTARA
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Umum, Aceh

wwwwww