Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Ekonomi

BAZNAS Bantu Komunitas Tunarungu dalam 'Cash For Work'

BAZNAS Bantu Komunitas Tunarungu dalam Cash For Work
Anggota komunitas tunarungu 'Fingertalk' bagikan masker dan hidangan berbuka puasa dalam aksi 'Cash For Work' BAZNAS. (Foto: Ist./BAZNAS)
Rabu, 13 Mei 2020 16:56 WIB
JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberdayakan Komunitas Tungarungu 'Fingertalk' dalam Program Cash for Work BAZNAS melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik. Anggota komunitas terlibat langsung dalam aksi sosial di jalan, pada Kamis (7/5/2020) lalu.

Aksi sosial pekan lalu itu, berupa pembagian masker, sarung tangan, penutup kepala kepada mustahik pelaku usaha, hingga hidangan buka puasa pada para pekerja rentan di jalan. Ada 300 paket masker lengkap dengan penutup kepala dan sarung tangan, serta 100 box nasi sebagai hidangan berbuka puasa dalam aksi itu.

Cash for Work, merupakan salah satu bentuk kegiatan padat karya dengan memberikan upah langsung kepada tenaga kerja atau relawan yang terlibat dalam aktivitas sosial BAZNAS. Diantara relawan peserta Cash For Work BAZNAS kali ini, terdapat para pekerja tunarungu 'Deaf Cafe Fingertalk' yang berlokasi di Jl. Raya Cinere, Depok.

"Saat ini mereka tidak bisa bekerja karena cafe tempat mereka bekerja tutup sementara selama pandemi COVID-19. Akibatnya mereka kini tidak memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Kehumasan BAZNAS dalam rilis, Rabu (13/5/2020).

Plt. Kepala Program melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik, Deden Kuswanda mengatakan, "para mustahik yang terlibat adalah mereka yang terdampak pandemi Covid-19. Cash For Work BAZNAS ini diharapkan dapat membantu mustahik secara ekonomi,".

Cash For Work BAZNAS, juga mengikutsertakan pendamping wilayah dan mustahik pengusaha warung Zmart sebagai pemandu kegiatan. Relawan peserta Cash For Work akan mendapatkan voucher belanja Zmart sebesar 300 ribu Rupiah yang dapat ditukar dengan paket sembako di warung Zmart terdekat.

Selain di Depok, aksi ini juga berlangsung di Bekasi, Kota Bogor, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat, dengan total penerima manfaat sekitar 500 mustahik. Selain menyalurkan bantuan, Relawan juga juga memasang poster edukasi di tiap titik terdampak.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Ekonomi, PON
wwwwww