Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
20 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
2
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
20 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
20 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
20 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
5
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
21 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
20 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Gadis ABG Bunuh Balita karena Tertekan Jadi Korban Perkosaan 3 Pria Dewasa, Kini Hamil 3 Bulan

Gadis ABG Bunuh Balita karena Tertekan Jadi Korban Perkosaan 3 Pria Dewasa, Kini Hamil 3 Bulan
Gambar dan tulisan yang ditemukan polisi dalam lemari di rumah NF. (detikcom)
Kamis, 14 Mei 2020 19:40 WIB
JAKARTA - NF, seorang gadis berusia 15 tahun (ABG) menjadi tersangka kasus pembunuhan balita di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pembunuhan itu terjadi pada 5 Mei lalu.

Dikutip dari detikcom, gadis ABG itu diduga membunuh karena merasa tertekan setelah menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan tiga pria dewasa. Dua pemerkosanya adalah pamannya dan satu orang lagi pacarnya.

"NF ini juga korban kekerasan seksual. Ada tiga orang pelakunya, di antaranya dua pamannya, satu pacarnya, pacarnya juga sudah dewasa,'' kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI Harry Hikmat saat dihubungi, Kamis (14/5/2020).

Harry mengatakan salah satu pamannya, berinisial R, sempat berhubungan badan sebanyak 3 kali dengan NF. Korban mendapat ancaman dari pamannya itu.

''Pamannya bernama R, mengancam NF. Kalau nggak mau, nanti video disebarluaskan,'' ucapnya.

Harry mengatakan, pihaknya sempat mengalami kesulitan menggali fakta tersebut dari NF yang sedang dalam kondisi tertekan.

Kasus kekerasan seksual terhadap NF ini juga mengungkap fakta bahwa pembunuhan yang dilakukan NF adalah gambaran kekesalannya akan situasi yang dia hadapi saat itu.

''Tidak mustahil juga ada hubungan dengan kondisi dia yang tertekan. (Karena) bingung jelasin ke siapa, mengadu ke siapa, akhirnya dia luapkan kemarahan itu ke seorang balita yang terdekat di lingkungannya. Nalarnya seperti itu,'' ujar Harry.

Hamil 3 Bulan

Akibat pemerkosaan yang dialaminya, NF kini hamil dengan usia kandungan 14 minggu atau sekitar 3 bulan.

''NF ini juga korban kekerasan seksual oleh 3 orang. Ini mengakibatkan dia hamil, sudah hamil 14 minggu,'' kata Harry Hikmat.

Kekerasan seksual yang dialami NF ini terkuak dari hasil asesmen pemeriksaan psikologis di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Dari pemeriksaan ini pula, diketahui NF kini tengah hamil 14 minggu.

Saat ini, pihak kepolisian telah merujuk NF ke Balai Anak Handayani di Jakarta. Di balai milik Kemensos tersebut, NF mendapatkan layanan rehabilitasi sosial sambil menunggu proses peradilan.

Bunuh Balita

Pembunuhan dilakukan NF pada Kamis (5/3) sore di rumahnya di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Korban yang merupakan teman dari adik pelaku tiba-tiba dipanggil oleh pelaku ke rumahnya.

Korban kemudian diminta mengambil mainan di dalam bak mandi. Namun korban kemudian ditenggelamkan ke dalam bak mandi hingga tewas.

NF kemudian mengangkat jenazah korban. Dia menyembunyikan jasad korban dalam lemarinya.

Hingga akhirnya, pada Jumat (6/3), NF menyerahkan diri ke Polsek Taman Sari. Di sana, dia mengaku telah membunuh seorang anak dan menyimpan mayatnya di lemari.

Polsek Taman Sari kemudian berkoordinasi dengan Polsek Sawah Besar. Polisi lalu menggeledah rumah NF dan ditemukan mayat korban dalam lemari pakaian.

Dari proses penggeledahan ini, polisi menemukan sejumlah gambar kartun yang digambar oleh pelaku. Ada gambar tokoh Slenderman hingga gambar-gambar dan tulisan yang menggambarkan penyiksaan. ***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Hukum, Peristiwa

wwwwww