Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
21 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
23 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
MPR RI
16 jam yang lalu
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
4
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Peristiwa
24 jam yang lalu
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
5
Ferdian Paleka Kembali Berulah Ngaku Betah di Penjara, Pengacara: Hanya Becanda
Peristiwa
24 jam yang lalu
Ferdian Paleka Kembali Berulah Ngaku Betah di Penjara, Pengacara: Hanya Becanda
6
Sumbangkan Gaji dan THR untuk Covid-19, Dua TNI AL Diganjar Penghargaan dari Pimpinan MPR
Peristiwa
23 jam yang lalu
Sumbangkan Gaji dan THR untuk Covid-19, Dua TNI AL Diganjar Penghargaan dari Pimpinan MPR
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Gara-gara Proyek, Wakil Bupati Ancam Bunuh Bupati Beserta Keluarganya

Gara-gara Proyek, Wakil Bupati Ancam Bunuh Bupati Beserta Keluarganya
Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dan Wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus. (int)
Jum'at, 15 Mei 2020 19:31 WIB
ACEH TENGAH - Bupati dan wakil bupati tidak harmonis, sudah lazim terjadi di hampir seluruh daerah di Indonesia. Namun, kalau sampai wakil bupati mengancam membunuh bupati dan keluarganya, mungkin baru kali ini terjadi, yakni di Aceh Tengah.

Dikutip dari Merdeka.com yang melansir dari Antara, Wakil Bupati Aceh Tengah, Firdaus, mengancam membunuh akan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar dan keluarganya. Ancaman pembunuhan terhadap dirinya dan keluarganya itu diungkapkan langsung oleh Shabela Abubakar kepada wartawan.

Dituturkan Shabela, nyaris terjadi baku hantam antara dirinya dengan Firdaus di pendopo setempat pada Rabu (13/5) malam. Sebab, tiba-tiba saja Firdaus datang ke pendopo bersama beberapa orang dan langsung memasuki ruang tamu pendopo sembari melontarkan kalimat-kalimat tak pantas.

''Saya terkejut kedatangannya sangat penuh dengan amarah,'' tutur Shabela kepada wartawan, Kamis (14/5).

Bupati ini menceritakan bahwa saat itu ia bersama jajarannya sedang duduk bersama membahas penanganan pasca banjir bandang, juga membicarakan terkait penanganan Covid-19, di ruang tamu pendopo.

Lalu ia tersentak oleh kehadiran Wakil Bupati Firdaus dengan penuh amarah dan mengancam akan membunuhnya.

''Mereka memancing saya untuk keluar dari pendopo dan mengancam akan membunuh,'' kata Shabela.

Saat itu Shabela mengaku dirinya juga sudah bersiap untuk melakukan pembelaan diri jika memang terjadi baku hantam melawan Firdaus.

Menurutnya, selain melontarkan ancaman bunuh terhadap dirinya dan keluarganya, Firdaus malam itu juga tampak berupaya melakukan tindakan kekerasan terhadap dirinya.

''Malam itu mereka sudah berencana akan melukai saya dan keluarga,'' kata Shabela.

Tentang perihal kedatangan Firdaus dengan penuh amarah itu, Shabela mengaku tidak tahu menahu penyebabnya. Dia hanya menyebut bahwa Firdaus datang dengan mempertanyakan terkait masalah proyek.

''Saya tidak mengerti dengan pertanyaan Firdaus terkait dengan proyek,'' ucapnya.

Shabela mengatakan, ia akan melaporkan ke pihak kepolisian setempat terkait ancaman pembunuhan atau kekerasan terhadap dirinya dan keluarganya.

''Kedatangan mereka ke kediaman saya sungguh membuat keluarga besar resah, ini tidak bisa dibiarkan,'' tutur Shabela Abubakar. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Hukum, Peristiwa

wwwwww