Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
20 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
13 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
13 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
14 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
13 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  PON

Pengguna WhatsApp Keluhkan Pemblokiran

Pengguna WhatsApp Keluhkan Pemblokiran
Sabtu, 16 Mei 2020 01:11 WIB
JAKARTA - Isal, seorang pengguna aplikasi perpesanan, WhatsApp, mengaku heran kenapa akun WhatsApp-nya di blokir. Ia tak lagi bisa menggunakan aplikasi perpesanan instan paling populer itu.

"Saya hampir mau datangi outlet seluler tadi. Ini nomor saya, nomor baru beli, kurang dari satu minggu. Sempat bisa saya pakai di WhatsApp, tapi tiba-tiba jadi nggak bisa," tutur Isal kepada wartawan, Jumat (15/5/2020) dini hari kemarin.

Di tengah waktu sahur Jumat dini hari itu, kata Isal, tiba-tiba tertulis keterangan di WhatsApp, "Kode registrasi whatsapp telah diminta untuk nomor telepon Anda. Jika Anda tidak melakukan ini, jangan bagikan kode dengan siapapun,".

Berikutnya, Isal melanjutkan, tertulis keterangan, "Nomor telepon Anda diblokir untuk menggunakan WhatsApp. Hubungi Dukungan untuk bantuan,".

"Yang saya bingung, ini nomor baru saya daftarin di kantor. Ini khusus untuk koordinasi tim di kantor," kata dia.

Pagi harinya, Ia mencoba lapor ke pihak WhatsApp sesuai petunjuk yang ada. Respon otomatis dari Tim Dukungan WhatsApp pun Ia terima via email, pada sore hari.

"Saya sampai minta maaf ke WhatsApp di email itu kalau memang saya ada salah," kata dia polos.

Jumat malamnya, Ia coba mengecek kembali WhatsApp-nya, "sempat bisa ngirim satu pesan ke admin grup kantor; 'Alhamdulillah udah bisa lagi'. Itu udah ceklis satu, tiba-tiba nggak bisa lagi,".

"Apa ini yang disebut peretasan? Saya kira hanya aktivis yang mengalami. Saya ini apa?" ujar Isal yang bekerja sebagai tenaga pengaman di salah satu perusahaan teknologi di Jakarta.

Saat berita ini ditulis, Sabtu (16/5/2020), Isal mencoba kembali WhatsApp-nya. Setelah memasukkan kode verifikasi baru, akun WhatsApp-nya pun bisa digunakan.

Sebelumnya, tetangga Isal, juga mengalami hal serupa. Akun WhatsApp Bisnisnya diblokir. Rangkaian peristiwa awalnya, persis seperti yang dialami Isal.

Di Twitter, per Sabtu (16/5/2020) pukul 01.04 WIB, tagar #WhatsApp juga masuk trending topik teratas. Sebanyak 20.8 K pengguna Twitter terlibat dalam tagar #WhatsApp.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Olympic, PON
wwwwww