Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
15 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
15 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
15 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
14 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Beladiri

Curi Motor, Romadhon Ditembak Polisi di Bulan Ramadan

Curi Motor, Romadhon Ditembak Polisi di Bulan Ramadan
Senin, 18 Mei 2020 17:54 WIB
SURABAYA - Seorang bandit motor bernama Ririn Romadhon dilumpuhkan kakinya dengan tembakan oleh Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Pemuda 25 tahun asal Jalan Bonowati itu mencuri dan ditembak kakinya di bulan ramadan.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana mengatakan, Romadhon diburu setelah teridentifikasi mencuri motor di Jalan Kapasan Kidul II, Surabaya beberapa waktu lalu. Dari remakan video CCTV yang ada, Romadhon saat itu beraksi bersama dua temannya.

"Setelah kami berikan tembakan peringatan tak digubris, kami terpaksa melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan kaki tersangka," ujar Arief, Sabtu (16/5/2020).

Dalam rekaman CCTV pula terlihat bahwa komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini tidak sampai 15 menit mencuri motor beat milik korban. Dua pelaku yaitu TO dan M turun dari boncengan dan langsung menuju motor yang disasar.

"Ketiga pelaku mengendarai satu motor. Setelah mendapat target mereka berbagi peran. Ada yang mondar mandir untuk memastikan situasi. Ada yang bertugas sebagai eksekutor dan ada yang membawa motor hasil curian," tambah Alumni AKPOL Tahun 2013 ini.

Sebelum dijual ke penadah, motor curian itu disimpan Romadhon di rumahnya. Dan sebelum motor curian itu terjual, Romadhon disergap tetapi berusaha kabur dan melawan. Sehingga oleh Tim Resmob, kaki kanannya dilumpuhkan dengan tembakan.

"Untuk dua pelaku lainnya sudah masuk DPO kami dan masih kami buru," tegas Arief.

Dari pemeriksaan Romadhon dan kelompoknya tidak hanya mencuri motor. Mereka diduga melakukan perampasan. Sebab saat rumahnya digeledah, Tim Resmob menemukan barang bukti kalung emas.

"Kalung emas itu sudah kami sita dan kami dalami dari mana kalung itu. Ada dugaan merupakan hasil kejahatan," tandasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Jatimnow.com
Kategori:Olympic, Beladiri, Jawa Timur
wwwwww