Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
MPR RI
19 jam yang lalu
Syarief Hasan Ajak Masyarakat Teladani Dua Prajurit TNI AL yang Relakan Gaji dan THR untuk Beli Sembako
2
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Politik
11 jam yang lalu
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
3
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
4
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Peristiwa
23 jam yang lalu
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
5
Garuda Indonesia Bersiap Masuki 'New Normal'
Ekonomi
23 jam yang lalu
Garuda Indonesia Bersiap Masuki New Normal
6
Tagihan Listrik Membengkak? PLN Buka Posko Pengaduan, Ini Caranya
Ekonomi
24 jam yang lalu
Tagihan Listrik Membengkak? PLN Buka Posko Pengaduan, Ini Caranya
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Bertambah Hampir 700, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Jadi 19.189 Orang

Bertambah Hampir 700, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Jadi 19.189 Orang
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto. (int)
Rabu, 20 Mei 2020 17:12 WIB
JAKARTA - Jumlah kasus baru Covid-19 di Tanah Air, hari ini, Rabu (20/5/2020), mencapai angka tertinggi, yakni 693 kasus. Sehingga total kasus Covid-19 di Indonesia melonjak menjadi 19.189 orang.

Data itu diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu sore.

''Konfirmasi kasus Covid-19 yang kami dapatkan pada hari ini meningkat 693 orang yang terinfeksi dari pencatatan laboratorium hari ini, sehingga totalnya menjadi 19.189 orang," kata Yurianto, seperti dikutip dari Kompas.com.

Yurianto memaparkan, dari 19.189 kasus Covid-19, ada 18.912 orang yang diperiksa dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR).

Ada juga 277 orang yang diperiksa dengan metode tes cepat molekuler (TCM).

Data yang sama juga memperlihatkan ada penambahan 108 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Mereka telah dua kali menjalani pemeriksaan dengan metode PCR dan hasilnya negatif virus corona.

Dengan demikian, total pasien Covid-19 yang sembuh menjadi 4.575 orang.

Adapun kabar duka yang disampaikan Yurianto, sebanyak 21 pasien Covid-19 meninggal dalam periode 19-20 Mei 2020.

''Sehingga, (totalnya) menjadi 1.242 orang,'' ujar Achmad Yurianto.

Lanjut Yurianto, saat ini ada 44.703 orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan masih dalam pemantauan pemerintah.

Kemudian, ada 11.705 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), yang tentunya diawasi secara khusus.

Hingga saat ini, pemerintah telah mengoptimalkan 95 laboratorium untuk meningkatkan kapasitas pemeriksaan terkait Covid-19.

Sebanyak 66 laboratorium digunakan untuk pemeriksaan berbasis real time PCR. Adapun 29 laboratorium digunakan untuk pemeriksaan dengan metode tes cepat molekuler (TCM).

Sejauh ini, pemerintah sudah memeriksa 211.883 spesimen dari 154.139 orang yang diambil sampelnya.

Dari 211.883 spesimen, sebanyak 210.350 spesimen diperiksa menggunakan real time PCR. Ada 1.533 spesimen yang diperiksa dengan metode TCM.

Lalu, dari 154.139 orang yang sudah diperiksa, diketahui ada 19.189 orang yang hasilnya positif virus corona dan 134.950 orang yang hasilnya negatif.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Nasional, Kesehatan

wwwwww