Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Qatar, Shin Tae Yong: Masih Ada Kekurangan
Sepakbola
9 jam yang lalu
Kalahkan Qatar, Shin Tae Yong: Masih Ada Kekurangan
2
Kota Kendari Mencekam, Ratusan Massa Mengamuk Bawa Sajam dan Rusak Sejumlah Mall
Peristiwa
20 jam yang lalu
Kota Kendari Mencekam, Ratusan Massa Mengamuk Bawa Sajam dan Rusak Sejumlah Mall
3
Pilkada 2020: Selain Dukung 150 Calon, Gelora Juga Usung 4 Kadernya
Politik
22 jam yang lalu
Pilkada 2020: Selain Dukung 150 Calon, Gelora Juga Usung 4 Kadernya
4
Beragama Hindu, Mahasiswi Kedokteran Ini Sudah Lebih 5 Tahun Berhijab
Pendidikan
19 jam yang lalu
Beragama Hindu, Mahasiswi Kedokteran Ini Sudah Lebih 5 Tahun Berhijab
5
Agar Tak Jadi Preseden, MPR Minta Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber
MPR RI
22 jam yang lalu
Agar Tak Jadi Preseden, MPR Minta Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber
6
Jiwasraya 'Dirampok' dan Dikorupsi, Rakyat Harus Bayar 20 Triliun? Yang Bener Saja!
Peristiwa
20 jam yang lalu
Jiwasraya Dirampok dan Dikorupsi, Rakyat Harus Bayar 20 Triliun? Yang Bener Saja!
Home  /  Berita  /  Umum

Di Wisma Atlet, Begini Fakta 'Physical Distancing' dan Penguatan Imunitas

Di Wisma Atlet, Begini Fakta Physical Distancing dan Penguatan Imunitas
Rabu, 20 Mei 2020 17:26 WIB
JAKARTA - Paketan nasi untuk orang-orang yang tengah diisolasi di Wisma Atlet, Kemayoran, diletakkan di lantai. Orang-orang yang hendak mengambil makanan, tampak tak menjaga jarak fisik.

Ini memicu keprihatinan warga yang tengah diisolasi. "Social Dintance sebatas jargon. Makanan diletakkan begitu saja di lantai. Orang berkerumun untuk mengambil,".

Demikian komentar salah satu anak buah kapal (ABK) yang tengah diisolasi di Wisma Atlet. Hal Ia sampaikan kepada GoNews.co, Rabu (20/5/2020).

Keprihatinannya tidak hanya soal physical distancing, Ia juga mengaku kesulitan untuk mandi di Wisma Atlet.

"Dari tanggal 18 (Mei 2020) aku tiba, belum mandi aku, nggak ada air," keluh dia.

Sebelumnya diberitakan, sekira 300 orang Warga Negara Indonesia (WNI) tiba di Wisma Atlet, Jakarta, pada Senin (18/5/2020) malam. Semuanya, disebut berasal dari Jerman.

Pantauan GoNews.co di lokasi saat itu, ratusan WNI itu tiba dengan 5 unit bus besar dari Bandara

"Dari Jerman. 300 orang. Semua (dari Jerman)" kata salah seorang dari kerumunan orang yang baru tiba itu ketika berbincang dengan GoNews.co.

Sementara itu, perwakilan BNPB dan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 belum memberi keterangan saat dikonfirmasi terkait kedatangan para WNI ini.

Mundur lebih jauh, dalam RDP dengan Komisi VIII DPR RI selasa, pekan lalu, BNPB menyebut upaya kepulangan WNI yang masih ada di luar negeri memang menjadi hal yang mesti diantisipasi dengan baik. Upaya tracing dan testing, diharap berjalan maksimal. Jumlah WNI yang disebut belum pulang saat itu adalah, 448 WNI dan 9. 627 ABK WNI.

Saat-saat ini, publik Indonesia memang telah diramaikan dengan wacana pelonggaran PSBB dan New Normal ataupun The New Start. Beriring, wacana penerapan herd immunity juga mencuat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Kesehatan, Umum

wwwwww