Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
Hukum
9 jam yang lalu
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
2
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
Hukum
10 jam yang lalu
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
3
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
Politik
8 jam yang lalu
Ini Tiga Masalah Dibalik Kebijakan New Normal Menurut Fadli Zon
4
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
5 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
5
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
Politik
13 jam yang lalu
Survei Indometer: 34 Nama Potensial ke Nasional, dari Riau Muncul Nama Instiawati Ayus
6
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19
Politik
9 jam yang lalu
Misbakhun Yakin New Normal Akan Bangkitkan Ekonomi Nasional di Masa Pandemi Covid-19
Home  /  Berita  /  DPR RI

Disiplin Dulu, Baru Bicara 'New Normal'

Disiplin Dulu, Baru Bicara New Normal
Foto: Ist.
Kamis, 21 Mei 2020 17:14 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR, Sri Wulan, meminta pemerintah memperhatikan betul penguatan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan sebelum memulai apa yang direncakan sebagai New Normal atau The New Start. Kebijakan, tak bisa berpatok murni pada negara lain.

"Masyarakat kita kan berbeda, kultur kita berbeda kedisiplinan kita berbeda, cara memandang hidup juga berbeda, geografis juga berbeda. Nah, itu yang harus kita pahami," kata Wulan saat dimintai tanggapan, Kamis (21/5/2020).

Kita, kata Wulan, meletakkan kedisiplinan ke masyarakat saja belum mampu. "Kemarin adanya PSBB, apakah betul-betul bisa terlaksana dengan baik? Kan angkanya masih kecil sekali menurut saya,".

Pemberlakuan PSBB di beberapa daerah, menurut Wulan juga belum menunjukkan kepatuhan masyarakat. Terlebih, Wulan melihat sosialisasi maupun edukasi mengenai protokol kesehatan COVID-19 untuk masyarakat juga belum maksimal.

"Misalnya apakah masyarakat sudah diberikan informasi agar tak tertular, memakai masker tidak keluar rumah, jangan kontak dan lain lain. Itu kan belum mengena di situ dengan berbagai alasan," papar politikus NasDem itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Kumparan
Kategori:Nasional, DPR RI, Kesehatan, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww