Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Qatar, Shin Tae Yong: Masih Ada Kekurangan
Sepakbola
10 jam yang lalu
Kalahkan Qatar, Shin Tae Yong: Masih Ada Kekurangan
2
Kota Kendari Mencekam, Ratusan Massa Mengamuk Bawa Sajam dan Rusak Sejumlah Mall
Peristiwa
21 jam yang lalu
Kota Kendari Mencekam, Ratusan Massa Mengamuk Bawa Sajam dan Rusak Sejumlah Mall
3
Pilkada 2020: Selain Dukung 150 Calon, Gelora Juga Usung 4 Kadernya
Politik
23 jam yang lalu
Pilkada 2020: Selain Dukung 150 Calon, Gelora Juga Usung 4 Kadernya
4
Beragama Hindu, Mahasiswi Kedokteran Ini Sudah Lebih 5 Tahun Berhijab
Pendidikan
20 jam yang lalu
Beragama Hindu, Mahasiswi Kedokteran Ini Sudah Lebih 5 Tahun Berhijab
5
Agar Tak Jadi Preseden, MPR Minta Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber
MPR RI
23 jam yang lalu
Agar Tak Jadi Preseden, MPR Minta Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber
6
Jiwasraya 'Dirampok' dan Dikorupsi, Rakyat Harus Bayar 20 Triliun? Yang Bener Saja!
Peristiwa
21 jam yang lalu
Jiwasraya Dirampok dan Dikorupsi, Rakyat Harus Bayar 20 Triliun? Yang Bener Saja!
Home  /  Berita  /  DPR RI

Bandara Ramai, Darul Siska Ingatkan Covid-19 adalah Soal Kesehatan

Bandara Ramai, Darul Siska Ingatkan Covid-19 adalah Soal Kesehatan
Ilustrasi. (Gambar: Ist.)
Kamis, 21 Mei 2020 15:29 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR DPR RI, Darul Siska, menyesalkan ramainya bandara di tengah pandemi Corona/Covid-19.

"Penjelasan Menhub (Budi Karya) kacaukan semua pemahaman orang tentang aturan transportasi. Dampaknya kita tahu orang naik pesawat dan bandara ramai," kata Darul dikutip dari kumparan, Kamis (21/5/2020).

Politikus Golkar itu menyebut Surat Edaran (SE) Gugus Tugas yang mengatur siapa saja yang boleh menggunakan transportasi dan syaratnya, sudah benar agar tidak sembarangan orang bepergian atau mudik.

"Aparat untuk awasi yang pengecualian orang boleh bepergian saja susah, apalagi ini Menhub (bicara operasikan semua transportasi), belum sehat otaknya," gerutu Darul.

Darul mengatakan corona bukan masalah sosial, tapi kesehatan. Sehingga semua kegiatan yang dapat memicu kasus baru corona harus dicegah. Bukan malah dilonggarkan seperti kebijakan Kemenhub operasikan transportasi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, DPR RI, Kesehatan, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww