Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kota Kendari Mencekam, Ratusan Massa Mengamuk Bawa Sajam dan Rusak Sejumlah Mall
Peristiwa
21 jam yang lalu
Kota Kendari Mencekam, Ratusan Massa Mengamuk Bawa Sajam dan Rusak Sejumlah Mall
2
Kalahkan Qatar, Shin Tae Yong: Masih Ada Kekurangan
Sepakbola
9 jam yang lalu
Kalahkan Qatar, Shin Tae Yong: Masih Ada Kekurangan
3
Pilkada 2020: Selain Dukung 150 Calon, Gelora Juga Usung 4 Kadernya
Politik
23 jam yang lalu
Pilkada 2020: Selain Dukung 150 Calon, Gelora Juga Usung 4 Kadernya
4
Beragama Hindu, Mahasiswi Kedokteran Ini Sudah Lebih 5 Tahun Berhijab
Pendidikan
20 jam yang lalu
Beragama Hindu, Mahasiswi Kedokteran Ini Sudah Lebih 5 Tahun Berhijab
5
Agar Tak Jadi Preseden, MPR Minta Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber
MPR RI
22 jam yang lalu
Agar Tak Jadi Preseden, MPR Minta Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber
6
Jiwasraya 'Dirampok' dan Dikorupsi, Rakyat Harus Bayar 20 Triliun? Yang Bener Saja!
Peristiwa
21 jam yang lalu
Jiwasraya Dirampok dan Dikorupsi, Rakyat Harus Bayar 20 Triliun? Yang Bener Saja!
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Pemerintah akan Berlakukan Sistem Kelas Tunggal Peserta BPJS Kesehatan

Pemerintah akan Berlakukan Sistem Kelas Tunggal Peserta BPJS Kesehatan
Ilustrasi BPJS Kesehatan. (Gambar: Ist./bisnis.com)
Kamis, 21 Mei 2020 13:41 WIB
JAKARTA - Pemerintah akan menghapus sistem kelas dalam kepesertaan BPJS Kesehatan dan menetapkan hanya satu kelas peserta yakni kelas standar JKN.

Kebijakan penghapusan kelas ini sudah disetujui dalam rapat tingkat menteri dan mengikuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 Pasal 54 A dan 54.

"Yang dimaksud kelas tunggal tidak ada lagi kelas peserta di kelas 1, 2 dan 3. Jadi hanya ada kelas JKN. Manfaat secara medis dan non medis akan sama semua, tidak ada perbedaan antar peserta," ungkap Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien dikutip dari detik.com, Rabu (20/5/2020).

Kelas standar JKN ini merupakan upaya untuk menerapkan kembali prinsip ekuitas yang tertuang dalam amanat Undang-Undang (UU) nomor 40 tahun 2004 Pasal 23 Ayat (4).

Apabila ada peserta yang ingin mendapatkan layanan kesehatan yang lebih tinggi lagi, maka peserta bisa mengikuti asuransi kesehatan tambahan. "Atau membayar sendiri selisih antara biaya yang dijamin oleh BPJS dengan biaya yang harus dibayar akibat peningkatan kelas perawatan tersebut,".

Rencananya penghapusan kartu peserta ini akan dilakukan secara bertahap mulai dari 2021-2022 mendatang sembari menunggu kesiapan RS. Setelah itu, barulah kelas tunggal benar-benar bisa diterapkan seutuhnya pada 2024 mendatang.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Detik.com
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Kesehatan, Nasional

wwwwww