Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
24 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
2
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
8 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
24 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
5
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
6 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
6
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
24 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  SEA Games

Mahasiswi Wafat Setelah 6 Hari Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Mahasiswi Wafat Setelah 6 Hari Dinyatakan Sembuh dari Covid-19
Ilustrasi virus corona. (int)
Kamis, 21 Mei 2020 04:43 WIB
BIMA - Seorang mahasiswi bernama Iko Rahmawati (21) meninggal dunia pada Senin (18/5/2020) lalu. Iko wafat setelah enam hari dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Dikutip dari Kompas.com, wanita asal Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat ini sebelumnya terkonfirmasi terinfeksi virus corona sepulang dari Sulawesi Selatan.

''Pasien tersebut meninggal pada Senin sore di RSUP Mataram,'' kata Kabid P2PL Dinas Kesehatan yang juga tim Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupten Bima, Rifai, kepada wartawan, Selasa (19/5/2020).

Rifai mengatakan, mahasiswi ini meninggal bukan disebabkan virus corona, melainkan karena mengidap penyakit ginjal.

Hal itu diperkuat dengan hasil tes swab oleh pihak RSUP Mataram, sebelum jenazah dipulangkan ke Bima.

''Hasil tes swab-nya negatif. Jadi pasien ini meninggal bukan karena corona. Atas kematiannya, menurut dokter di RSUP Mataram, dia didiagnosis mengidap ginjal,'' ujar Rifai.

Sepulang dari Sulawesi Selatan Iko dirawat di ruang isolasi RSUD Bima karena terkonfirmasi terinfeksi virus corona.

Setelah sepekan menjalani perawatan, Iko dinyatakan sembuh berdasarkan hasil tes swab terakhir dan diizinkan pulang sekitar enam hari lalu.

Kematian pasien ini merupakan kasus pertama di Bima, NTB, untuk warga yang sebelumnya dinyatakan sembuh dari virus corona.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:SEA Games
wwwwww