Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
18 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
23 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
22 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
4
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
23 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
23 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
22 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  DPR RI

'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka

New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Ilustrasi mal: Ist.
Selasa, 26 Mei 2020 12:36 WIB
JAKARTA - Sekretaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi alias Awiek, menegaskan bahwa implementasi 'New Normal' untuk semua aspek kehidupan sosial masyarakat. Bukan hanya aspek ekonomi semata.

Hal itu, kata Awiek, dengan tetap mengindahkan 'new normal' yang memadukan antara aspek kesehatan dengan aspek perekonomian. "Keduanya sama-sama penting dan didesain untuk jalan bersama-bersama tidak saling menafikan,".

Karenanya menyusul pembukaan mal di bekasi dalam implementasi 'New Normal', Awik meminta agar kebijakan serupa juga berlaku untuk tempat ibadah, kantor bekerja, maupun (tempat, Red) belajar.

"Setelah mal dibuka, maka tempat ibadah pun seperti masjid, musholla seharusnya kembali buka dengan tetap mengikuti standar 'new normal'," kata Awiek.

Dengan dibukanya masjid dan tempat lain terkait aspek sosial masyarakat, kata Awiek dalam pernyataan tertulis kepada wartawan, Selasa (26/5/2020), "maka new normal itu tidak pilih-pilih tempat dan berlaku umum sesuai standar,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, DPR RI, Ekonomi

wwwwww