Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
DPR RI
20 jam yang lalu
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
2
DPR Tegaskan Pentingnya Penyelamatan UMKM Segera
DPR RI
20 jam yang lalu
DPR Tegaskan Pentingnya Penyelamatan UMKM Segera
3
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
DPR RI
20 jam yang lalu
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
4
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
DPR RI
20 jam yang lalu
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
5
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
6
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
Politik
9 jam yang lalu
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
Home  /  Berita  /  Peristiwa

H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal

H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Suasana pertokoan di kawasan Cinere Mal. (GoNews)
Selasa, 26 Mei 2020 14:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
DEPOK - Moment lebaran H+3 Idul Fitri, masyarakat Kota Depok, Jawa Barat mulai beraktivitas normal seperti biasa.

Sejumlah tempat usaha seperti ruko kembali buka meski aturan PSBB masih berlaku untuk pencegahan penularan Covid-19.

Tidak hanya ruko, pasar tradisional dan sejumlah perkantoran swasta juga sudah mulai melayani kebutuhan masyarakat.

Dari pantauan GoNews.co, aktivitas warga terlihat cukup ramai di Pasar Pondok Labu, Cinere Mal dan sekitarnya.

Dari tiga posko Covid-19 yang didirikan Pemkot Depok di wilayah Cinere, hanya terlihat beberapa personel Satpol PP dan Anggota Kepolisian yang sedang duduk santai. Tidak terlihat pemeriksaan ketat terhadap warga yang melintas.

Padahal sehari sebelumnya, semua warga yang melintas akan diperiksa mulai dari suhu tubuh hingga teguran keras ke pengguna jalan yang tak memakai masker.

Suhaili, pedagang yang menjajakan kuliner di depan Cinere Mal mengatakan, sejak pukul 07.00 WIB, lokasi tersebut memang sudah terlihat ramai. "Sejak pagi udah ramai. Ada yang mencari kebutuhan sehari-hari, ada yang sekedar melintas, ada juga yang bersilaturahmi labaran," ujar Suhaili, Selasa (26/5/2020).

Ia sendiri mengaku tidak peduli dengan penerapan PSBB. Ia beralasan, mencari nafkah untuk keluarga lebih penting ketimbang takut dengan virus yang Ia yakini hanya menyerang orang kaya dan orang yang panik.

"Kita ini kan kadang latah saja mas. Padahal kalau saya lihat yang kenak Corona ini justru orang-orang kaya, pejabat yang ketakutan, stres, panik. Masyarakat kecil seperti saya, belum ada tuh yang positif," pungkasnya.***


wwwwww