Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
13 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
17 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Satgas Covid-19 DPR Pastikan Kesiapan Protokol New Normal

Satgas Covid-19 DPR Pastikan Kesiapan Protokol New Normal
Rabu, 27 Mei 2020 17:21 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19 DPR RI meninjau persiapan protokol-protokol yang akan digunakan untuk menghadapi new normal atau tatanan normal baru ke Kantor Kementerian Kesehatan RI, Rabu siang (27/5/2020).

Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sufmi Dasco Ahmad memimpin rombongan guna melihat langsung bagaimana protokol new normal bisa dijalankan sesuai dengan protokol Covid-19.

"Prioritas utama kita adalah tentang bagaimana tatanan hidup baru dipenuhi dengan protokol Covid-19. Kami datang selain memberikan dukungan juga memastikan protokol new normal di semua sektor lebih dipersiapkan, sehingga sektor-sektor lainnya kemudian akan dipandu untuk membuat SOP dengan kebutuhan di tempat masing-masing," kata Dasco dalam wawancara singkat usai pertemuan di Kantor Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan.

Meski saat ini kurva pertambahan kasus masih terus meningkat, Dasco tetap menilai tatanan hidup baru tidak bisa terelakkan. “Tatanan hidup baru ini tidak bisa meninggi lebih lama, karena biar bagaimanapun rakyat kita juga sedang susah. Upaya untuk menurunkan kurva dan menggerakan roda ekonomi itu harus saling berjalan, untuk protokol new normal harus diikuti oleh semua sektor untuk menjamin tenaga kerja, anak sekolah, dan lain-lain,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menegaskan bahwa peraturan-peraturan turunan dalam menghadapi tatanan normal baru sudah disiapkan. Terlebih, menurutnya, dengan dukungan Satgas Lawan Covid-19 DPR memberikan penjelasan yang lebih detail agar implementasinya bisa dikerjakan dengan baik.

“Peraturan-peraturan turunan sudah disiapkan, ini sudah disiapkan dan apalagi dengan kunjungan dari Satgas Lawan Covid-19 ini makin detail dan implementasinya makin bisa dikerjakan dengan baik. Yang paling penting yang paling penting dukungan dari DPR sangat membantu kami membuat protokol protokol yang lebih mendetail,” kata Menkes.

Mengenai waktu pelaksanaan dan terkait apakah nantinya daerah-daerah akan mengajukan izin new normal kepada Kemenkes, Terawan menjawab untuk tetap menunggu. “Tunggu tanggal mainnya, semua disiapkan, protokol-protokolnya semua sudah disiapkan. Nanti arahan dari pemerintah akan muncul, kita akan terus juga berkonsultasi dengan Satgas DPR, mudah-mudahan semua bisa berjalan,” imbuhnya.

Dibentuk pada awal April lalu, Satgas Lawan Covid-19 DPR RI berkomitmen untuk bergotong-royong membantu pemerintah dalam menghadapi pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) hingga ke tiap-tiap daerah. Dalam kesempatan tersebut, Dasco menegaskan selain memberi masukan kepada pemerintah, Satgas juga melakukan peninjauan ke berbagai sektor untuk lantas guna memastikan sejauh mana protokol-protokol kesehatan dibuat sesuai dengan kebutuhan masing-masing sektor pelaksana kebijakan.

“Bukan hanya ke sektor kesehatan, pendidikan, dan usaha tetapi kami juga akan meninjau aparat penegak hukum untuk mendiskusikan protokol kesehatan ini bisa dilaksanakan dan diawasi dengan baik. Karena protokol kesehatan ini sebenarnya dibuat untuk masyarakat, untuk rakyat kita. Nantinya kita lihat sama-sama dari pemangku kebijakan hasil evaluasi diputuskan kapan mulainya, tetapi sebelum kapan mulai kita harus disiapkan dulu protokolnya untuk keselamatan rakyat,” tutup Dasco.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melkiades Laka Leba (F-Golkar), Anggota Komisi IX DPR Muchamad Nabil Haroen (F-PDIP), Putih Sari (F-Gerindra), dan Anggota Komisi III DPR RI Andre Rosiade, Wihadi Wiyanto dan Habiburokhman (F-Gerindra).***

wwwwww