Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
Ekonomi
22 jam yang lalu
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
2
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
Umum
8 jam yang lalu
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
3
Bertambah 1.671, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 74.018 Orang
Kesehatan
22 jam yang lalu
Bertambah 1.671, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 74.018 Orang
4
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
Internasional
19 jam yang lalu
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
5
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
3 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
6
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
4 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Home  /  Berita  /  MPR RI

Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri

Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri
Rabu, 27 Mei 2020 16:57 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo meminta Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di empat Provinsi segera melakukan kajian mendalam untuk memastikan tiga aspek utama dari kesehatan masyarakat di setiap daerah tersebut sudah memenuhi syarat, yaitu dari sisi epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat setempat, dan pelayanan kesehatan.

Demikian diungkapkan Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo menanggapi rencana pemberlakuan New Normal di 25 daerah yang ada di empat Provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatra Barat, dan Gorontalo.

"Pemerintah harus bersiap diri, apalagi sudah mengerahkan sekitar 340.000 Personel TNI/Polri yang akan bertugas di 25 daerah tersebut," ujarnya, Rabu (27/5/2020).

Selain itu, Bamsoet juga eminta masyarakat menaati protokol kesehatan dan menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini penting untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Saya berharap, masyarakat juga selalu menjaga kesehatan fisik dan kesehatan pikiran dengan kreatif melakukan hal-hal yang positif walau hanya di rumah saja," tandasnya.

Sementara untuk Pemerintah Daerah yang belum dapat menerapkan 'new normal' kata Bamsoet, diharapkan bisa mengevaluasi dan melakukan upaya yang dapat memenuhi tiga aspek tersebut di daerah masing-masing.

"Tujuanya, agar daerah yang belum menerapkan dapat juga segera menerapkan 'new normal', dikarenakan diperlukan keserentakan dan aturan yang komprehensif agar seluruh upaya yang dilakukan untuk pencegahan virus corona dapat berjalan optimal," tukasnya.

Selain itu, Ia juga meminta emerintah pusat mensosialisasikan persiapan 'new normal' kepada Pemda secara maksimal, agar seluruh daerah, baik Pemda maupun masyarakatnya, dapat memahami cara bekerja atau cara bersosialisasi dalam 'new normal' dan menerapkannya secara disiplin.

"Pemerintah juga harus mempertimbangkan kembali kebijakan 'new normal' di setiap daerah, apabila kasus Covid-19 masih terus mengalami peningkatan," ujarnya.

Dan terakhir, Bamsoet juga engingatkan kepada seluruh aparat keamanan yang bertugas dalam persiapan 'new normal' agar bersama-sama dengan pengusaha bersikap disiplin menerapkan protokol keamanan dan kesehatan covid-19 dalam bekerja. "Dengan jumlah aparat keamanan yang banyak jangan sampai justru menimbulkan kerumunan baru agar dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat," pungkasnya.***


wwwwww