Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
Ekonomi
22 jam yang lalu
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
2
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
Umum
8 jam yang lalu
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
3
Bertambah 1.671, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 74.018 Orang
Kesehatan
22 jam yang lalu
Bertambah 1.671, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 74.018 Orang
4
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
Internasional
19 jam yang lalu
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
5
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
3 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
6
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
3 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Home  /  Berita  /  Internasional

90 Ribu Masjid di Arab Saudi Dibuka Mulai 31 Mei, Begini Aturannya bagi Jamaah

90 Ribu Masjid di Arab Saudi Dibuka Mulai 31 Mei, Begini Aturannya bagi Jamaah
Ratusan jamaah mengaji dalam Masjid Nabawi, Madinah. (okezone.com)
Jum'at, 29 Mei 2020 10:30 WIB
RIYADH - Pemerintah Arab Saudi memutuskan membuka kembali 90 ribu masjid mulai 31 Mei 2020, setelah sekitar dua bulan ditutup. Puluhan ribu masjid tersebut akan dibersihkan dan disterilkan sebelum dibuka.

Dikutip dari okezone.com, yang melansir dari laman spa.gov.sa, Menteri Urusan Agama Islam Arab Saudi, Abdullatif bin Abdulaziz Al-Sheikh, keputusan membukan kembali 90 ribu masjid sejalan sejalan dengan rekomendasi Dewan Senior Ulama setempat.

Kementerian melakukan kampanye di semua outlet media, saluran TV, stasiun radio, surat kabar dan platform berita online, di samping portal dan website yang dikelola secara digital, dalam rangka menyebarkan instruksi medis terkait pencegahan dan prosedur kepada semua jemaah agar mematuhinya dan untuk menjamin keselamatan mereka.

Di antara instruksinya ialah melakukan wudhu di rumah, mencuci tangan dengan benar dan melakukan bersih-bersih diri sebelum pergi ke masjid dan setelah kembali ke rumah. Para orangtua dan mereka yang menderita penyakit kronis disarankan untuk melakukan sholat di rumah.

Kegiatan belajar dan membaca Alquran juga dianjurkan dilakukan secara online. Para jamaah nantinya juga diimbau membawa sajadah sendiri dan tetap menjaga jarak minimal 2 meter antar jamaah yang satu dengan lainnya.

''Dilarang membawa anak-anak di bawah umur 15 tahun untuk sholat di masjid. Mengenakan masker, menghindari berjabat tangan dan tidak boleh saling berdesakan dipintu gerbang masjid,'' demikian bunyi imbauan tersebut.

Sebelum dibuka, pihak berwenang akan melakukan pembersihan besar-besaran terhadap masjid sesuai standar internasional, termasuk membersihkan 43 juta Alquran, lebih 600 ribu lemari mushaf Alquran, dan lebih dari 176 ribu tempat wudhu pada setiap masjid.

''Masjid yang lebih kecil dapat dibuka 15 menit sebelum sholat dan harus ditutup 10 menit setelah selesai,'' demikian bunyi surat edaran tersebut.

Sedangkan masjid-masjid dengan kerumunan yang lebih besar dapat dibuka 20 menit sebelum shalat dan harus ditutup 20 menit setelah selesai, dan khotbah tidak boleh lebih dari 15 menit.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Umum, Internasional

wwwwww