Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  SEA Games

76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini

76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
Ruang perawatan pasien Covid-19. (bisnis.com)
Sabtu, 30 Mei 2020 09:49 WIB
JAKARTA - Badan Kesehatan Dunia (WHO) sering menyampaikan, gejala umum yang dialami pasien Covid-19, yakni batuk, demam dan sesak napas.

Dikutip dari Kompas.com, menurut data pada laman covid19.go.id, 76,7 persen pasien Covid-19 di Tanah Air mengalami gejala batuk. Namun data yang ditampilkan pada laman Covid-19 itu hanya merupakan data 7 persen pasien Covid-19 di Indonesia.

Sedangkan pasien dengan gejala riwayat demam dan demam masing-masing sebanyak 52,4 persen dan 47,4 persen.

Sementara, 41,5 persen pasien Covid-19 di Indonesia menderita sesak napas dan 33,4 persen pasien memiliki gejala sesak napas.

Beberapa pasien juga merasakan gejala seperti sakit tenggorokan (32,1 persen), pilek (31,2 persen), dan sakit kepala (23,7 persen).

Selain itu, ada 19,7 pasien menderita gejala mual, 17 persen mengalami keram otot, 10,8 persen pasien memiliki gejala menggigil, 8,5 persen menderita diare, dan 7,3 pasien bergejala sakit perut.

Saat dikonfirmasi, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito membenarkan bahwa data yang ditampilkan pada laman covid19.go.id baru data 7 persen pasien.

''Betul, itu gambaran penderita Covid-19 yang memiliki komorbid (penyakit penyerta), di mana datanya digambarkan dari 7 persen pasien positif Covid-19,'' kata Wiku saat dihubungi Kompas.com, Kamis (28/5/2020).

Mengapa hanya data 7 persen pasien yang dikumpulkan? Menurut Wiku, ada dua kemungkinan, pertama, karena  fasilitas kesehatan yang merawat pasien belum mengisi data pasien secara lengkap.

Kedua, pasien memang tidak memiliki komorbid.

Penyakit Penyerta

Berdasarkan data di atas, hipertensi menjadi penyakit penyerta pasien positif Covid-19 terbanyak yang diderita pasien, yaitu sebesar 52,8 persen.

Kemudian, diabetes dengan 33,3 persen, dan penyakit jantung sebesar 20,7 persen.

Beberapa pasien juga sebelumnya telah memiliki penyakit paru kronis (16,1 persen), gangguan napas lain (8,2 persen), ginjal (5,2 persen), dan asma (3,2 persen).

Sisanya, merupakan peserta yang telah memiliki penyakit bawaan, seperti kanker, TBC, penyakit hati, dan gangguan imun.

Namun, data grafik di atas hanya menunjukkan 2,5 persen data dari pasien Covid-19, sementara 97,5 persen tidak memiliki data atau kondisi penyerta.

''Grafik itu hanya khusus untuk menggambarkan keadaan penyakit penyerta dari kasus Covid-19,'' jelas Wiku.

Wiku mengatakan, pasien Covid-19 terdiri dari orang sehat dan orang yang memiliki penyakit sebelumnya.

Jika seseorang terinfeksi, maka dampak yang muncul akan berbeda jika tidak ditangani dengan baik.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Nasional, SEA Games
wwwwww