Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
Peristiwa
14 jam yang lalu
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
2
'Papuan Lives Matter' jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
Umum
16 jam yang lalu
Papuan Lives Matter jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
3
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
DPR RI
15 jam yang lalu
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
4
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
5
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
Peristiwa
13 jam yang lalu
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
6
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU
DPD RI
12 jam yang lalu
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU
Home  /  Berita  /  MPR RI

Amerika Chaos, MPR Minta KBRI Lindungi WNI

Amerika Chaos, MPR Minta KBRI Lindungi WNI
Ilustrasi. (Foto: Ist./Reuters)
Senin, 01 Juni 2020 16:34 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR) RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), meminta komunikasi KBRI di Amerika Serikat dibuka selebar-lebarnya. Keselamatan WNI di AS pasca kerusuhan, adalah yang utama.

"Dalam keadaan seperti ini, Negara via KBRI wajib untuk melindungi semua WNI, pihak KBRI di AS agar lebih proaktif memantau peristiwa itu, dan memastikan keamanaan serta keselamatan WNI yang tinggal di kota-kota yang terdampak kerusuhan," tegas HNW, Senin (1/6/2020).

HNW juga mengimbau agar WNI yang tengah berada di AS untuk menjauhi titik-titik rawan kerusuhan. Politisi PKS ini juga melarang WNI di AS terlibat dalam aksi penjarahan.

Sebelumnya, kerusuhan dan penjarahan terjadi di kota Minneapolis – dan sejumlah kota lainnya di AS – sebagai akibat dari terbunuhnya pria kulit hitam George Floyd oleh oknum kepolisian di kota tersebut.

"Dari pemberitaan di sejumlah media internasional, dan komunikasi langsung dengan sebagian WNI di AS, kerusuhan-kerusahaan di Kota Minneapolis telah berimbas ke kota-kota lainnya di Amerika Serikat, bahkan ke Gedung Putih. Suasananya sudah chaos karena kemarahan warga akibat tindakan represif diskriminatif dari oknum-oknum kepolisian AS, dan komentar Presiden Donald Trumph. Ditambah lagi dengan sikap frustasi sebagian warga yang hilang mata pencahariannya akibat pandemi Covid-19, dan kekecewaan terhadap penanganan pandemi oleh pemerintah AS yang dinilai tidak serius,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, MPR RI, Internasional

wwwwww