Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
15 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
19 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
15 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Lestari Moerdijat: Pemerintah Harus Pastikan Masyarakat Paham New Normal

Lestari Moerdijat: Pemerintah Harus Pastikan Masyarakat Paham New Normal
Selasa, 02 Juni 2020 18:13 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat minta pemerintah tidak hanya menyiapkan aturan, tetapi lebih penting lagi harus memastikan masyarakat paham dan siap dalam penerapan kenormalan baru di masa pandemi Covid-19.

"Masyarakat harus memahami bahwa new normal atau kenormalan baru bukan berarti kita akan kembali pada kebiasaan kita yang dulu. Tetapi kita benar-benar masuk pada kebiasaan baru yang mengedepankan pola hidup bersih dan disiplin menjaga jarak antarorang sesuai protokol kesehatan,” kata Lestari Moerdijat dalam keterangannya, Senin (1/6/2020).

Kepastian kesiapan itu, jelas Rerie sapaan akrab Lestari, bisa diawali dengan sosialisasi masif mengenai tahapan pelaksanaan kenormalan baru dan protokol kesehatan yang jelas dan wajib dilakukan. "Tentunya hal itu perlu didukung kemudahan akses mendapatkan informasi panduan kenormalan baru," ujarnya.

Jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dan pola hidup sehat, menurut Rerie, adalah sejumlah hal yang wajib menjadi kebiasaan baru masyarakat. "Pastikan pemahaman masyarakat itu juga sampai ke akar rumput."

Untuk itu, sebelum memasuki tahap kenormalan baru, harus dipastikan pusat-pusat keramaian, seperti pasar, mal, memiliki fasilitas tempat cuci tangan yang memadai serta mudah terlihat dan terjangkau oleh pengunjung.

Selain itu, tambah Legislator Partai NasDem tersebut, tempat-tempat yang berpotensi mengundang keramaian juga wajib memiliki tim khusus yang menangani tata kelola pengendalian Covid-19 setempat. Bahkan, juga dilengkapi pos kesehatan yang memiliki kelengkapan test PCR dan pertolongan pertama untuk mengantisipasi penyebaran.

Rerie melanjutkan, sebelum membuka pasar maupun mall, penting untuk memastikan para pedagang maupun pegawai di tempat tersebut tidak ada yang terpapar virus.

"Karena itu, tempat-tempat test PCR pun harus bisa diakses dengan mudah oleh para pedagang."

Sosialisasi mengenai lokasi-lokasi rawan penularan, jelasnya, juga harus dipahami dengan baik, agar masyarakat meningkatkan terus kewaspadaannya.

Dengan kesiapan masyarakat yang baik, tegas Rerie, kenormalan baru yang pada dasarnya untuk menggerakkan perekonomian, diharapkan tidak sampai menyebabkan ledakan kasus positif Covid-19, yang bisa berujung pada kerugian lebih besar di sektor ekonomi.***

wwwwww