Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
Ekonomi
21 jam yang lalu
Survei IDM: Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dalam Menangani Covid-19 dan Memulihan Ekonomi
2
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
Umum
7 jam yang lalu
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
3
Kompetisi Video 'AXIS Serunya Budayaku', SMK Asal Bangka Menangi Hadiah Rp 50 Juta
Pendidikan
24 jam yang lalu
Kompetisi Video AXIS Serunya Budayaku, SMK Asal Bangka Menangi Hadiah Rp 50 Juta
4
Bertambah 1.671, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 74.018 Orang
Kesehatan
21 jam yang lalu
Bertambah 1.671, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 74.018 Orang
5
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
Internasional
18 jam yang lalu
Tragedi Sebrenica, Pembantaian 8.000 Muslim 25 Tahun Lalu
6
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
2 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
Home  /  Berita  /  Politik

Tidak Ada Haji Tahun Ini, PDIP: Uang Jamaah Dikembalikan Ya Pak Menteri!

Tidak Ada Haji Tahun Ini, PDIP: Uang Jamaah Dikembalikan Ya Pak Menteri!
Selasa, 02 Juni 2020 20:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kementerian Agama membuat keputusan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji tahun ini. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta (02/06) pukul 10.30 WIB.

Menanggapi keputusan tersebut, Anggota Komisi VIII DPR Selly Andriany Gantina memberikan beberapa catatan.

"Pertama, situasi covid ini adalah situasi darurat. Penting untuk diambil sikap yang jernih dalam menghadapi situasi darurat, dengan menyandarkan setiap keputusan dengan prinsip istitoah, prinsip kehati-hatian dan ketelitian. Hal ini sangat penting agar kita tidak terjebak dalam posisi saling menyalahkan, yang berakibat pada suasana disintegrasi," ujar Selly, Selasa (2/6/2020).

"Kedua, keputusan ini diambil dengan pertimbangan matang. Ibadah haji adalah ibadah yang sangat penting bagi kaum muslimin. Didalamnya ada ibadah untuk menyerahkan diri, untuk melepaskan diri dari semua atribut duniawi, dengan tujuan kekhusyukan. Tapi dibalik itu semua ada satu prinsip dasar, yaitu keselamatan. Keselamatan ini yang jadi faktor paling penting," tambahnya.

Anggota Komisi VIII yang membidangi soal sosial agama ini juga menyebut bahwa keputusan pembatalan keberangkatan haji tahun ini musti diikuti dengan kepastian bagi jamaah khususnya yang tahun ini harusnya berangkat.

"Saya rasa yang paling penting jamaah yang harusnya berangkat harus dapat kepastian. Uang jamaah dikembalikan ya Pak Menteri. Diatur, dibuat skema yang jelas. Jangan rusak penantian panjang jamaah ini dengan masalah lagi. Skemanya dibuat, dilaporkan juga ke DPR agar bisa dilakukan perbaikan-perbaikan. Jangan main-main ya Pak, kasihan mereka," ungkap politisi PDI Perjuangan ini.***


wwwwww