Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
13 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
10 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
5
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Olympic

Begini Penampakan Gerhana Bulan Penumbra Dini Hari Tadi

Begini Penampakan Gerhana Bulan Penumbra Dini Hari Tadi
Gerhana bulan penumbra, Sabtu (6/6/2020) dini hari. (tribunnews)
Sabtu, 06 Juni 2020 17:31 WIB
JAKARTA - Pada Sabtu (6/6/2020) dini hari terjadi gerhana bulan penumbra dan strawberry full moon (bulan purnama strawberry). Fenomena alam ini dapat disaksikan dengan mata telanjang di seluruh wilayah Indonesia.

Dikutip dari Kompas.com yang melansir laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gerhana bulan adalah peristiwa ketika terhalangnya cahaya matahari oleh bumi sehingga tidak semuanya sampai ke bulan.

Sementara itu, gerhana bulan penumbra (GBP) terjadi saat posisi bulan-matahari-bumi tidak persis sejajar.

Fenomena GBP pada 6 Juni 2020 merupakan anggota ke-67 dari 71 anggota pada seri Saros 111.

Adapun bulan purnama strawberry adalah bulan purnama biasa yang terjadi pada bulan Juni.

Saat fenomena ini terjadi, bulan akan terletak di belakang bumi jika dilihat dari matahari dan wajahnya akan sepenuhnya disinari oleh cahaya matahari.

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (6/6/2020), Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa Lapan Dr E Sungging, MSi, membenarkan telah disaksikannya kedua fenomena tersebut dini hari tadi.

Tidak sama dengan gerhana matahari total, pengamatan terhadap gerhana bulan penumbra dapat dilihat dengan mata telanjang secara langsung tanpa menimbulkan kekhawatiran.

Menurut Sungging, pengamatan dilakukan di sejumlah Balai Pengamatan seperti Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Sumedang dan Kantor Balai Pengelola Observatorium Nasional, Kabupaten Kulang, Nusa Tenggara Timur.

Namun, pengamatan mengalami gangguan sekitar pukul 02.00 WIB atau 03.00 WITA dimana bulan mulai tertutup oleh awan atau mendung.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Olympic
wwwwww