Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
Lingkungan
19 jam yang lalu
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
2
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
Hukum
10 jam yang lalu
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
3
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
4
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
Ekonomi
16 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
5
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
Ekonomi
16 jam yang lalu
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
6
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Tak Mau Berhenti, Kapal Bea Cukai Dumai Tabrak Kapal Penyelundup 30 Kg Sabu Asal Malaysia Hingga Tenggelam

Tak Mau Berhenti, Kapal Bea Cukai Dumai Tabrak Kapal Penyelundup 30 Kg Sabu Asal Malaysia Hingga Tenggelam
Ilustrasi (net)
Minggu, 14 Juni 2020 22:02 WIB
PEKANBARU - Kapal Bea Cukai Dumai akhirnya menabrak kapal penyelundup narkotika jenis sabu seberat 30 kilogram karena tidak mau berhenti saat distop petugas di perairan Tanjung Leban, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis Riau, Sabtu (13/6/2020). Kapal Bea Cukai dengan ukuran lebih besar akhirnya berhasil menenggelamkan kapal penyelundup.

''Benar, tim Bea Cukai Dumai berhasil melakukan penangkapan tersebut. Untuk kronologi lengkap dan proses lebih lanjut segera nanti kita kabari,'' kata Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Riau Fino Vianto kepada Antara di Pekanbaru, Minggu (14/6/2020).

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh, penangkapan itu berlangsung pada Sabtu kemarin (13/6) di perairan Tanjung Leban, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis Riau. Perairan itu berbatasan langsung dengan Selat Malaka dan menjadi gerbang masuk perdagangan Indonesia Malaysia, baik itu perdagangan legal maupun haram.

Pengungkapan berawal saat petugas Bea dan Cukai Dumai mendapatkan informasi akan adanya pengiriman narkoba bernilai puluhan miliar rupiah dari Malaysia itu via perairan.

Petugas pun melakukan penyisiran, termasuk memperhatikan kapal-kapal mencurigakan. Sekitar pukul 14.00 WIB, tim patroli laut BC Dumai menghentikan sebuah kapal mencurigakan saat akan bersandar. Saat diminta berhenti, mereka menolak. Sehingga kapal petugas yang berukuran lebih besar menabrak kapal mencurigakan itu hingga tenggelam.

Namun, petugas langsung bertindak cepat mengamankan anak buah kapal berikut dua kotak berisi 30 bungkus sabu-sabu kemasan teh China. Dua anak buah kapal berhasil ditangkap, sementara seorang lainnya melarikan diri ke arah hutan. Hingga kini, petugas masih terus mendalami pengungkapan itu. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Peristiwa, Riau

wwwwww