Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
20 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
20 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
20 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
21 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Dinasihati karena Tagar Tenggelamkan Gerindra, Ini Tanggapan Arief Poyuono

Dinasihati karena Tagar Tenggelamkan Gerindra, Ini Tanggapan Arief Poyuono
Waketum Gerindra, Arief Poyuono. (Istimewa)
Rabu, 17 Juni 2020 16:23 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono enggan menanggapi pernyataan Juru Bicara Partai Gerindra Habiburokhman yang mengaku sudah menasihati dirinya. Namun, Arief Poyuono menilai Habiburokhman seolah menjadi gurunya.

"Dia (Habiburokhman-red) ngomong aku muridnya dia. Ya biar aja lah. Dia ngaku guru saya," ujar Arief Poyuono, Rabu (17/6/2020).

Diberitakan sebelumnya, Habiburokhman melalui akun Twitternya, @HabiburokhmanJktTimur mengaku sudah menasehati Arief Poyuono. Habiburokhman juga mengingatkan Arief bahwa sikap Partai Gerindra jelas anti-PKI.

Habiburokhman juga menjelaskan bahwa pernyataan Arief Poyuono terkait isu kebangkitan PKI tidak mewakili Partai Gerindra.

Adapun penjelasan Habiburokhman itu menyikapi tanda pagar atau hashtag #tenggelamkangerindra ramai di media sosial Twitter sejak Selasa 15 Juni 2020.

Tanda pagar (tagar) itu muncul menyusul beredarnya video rekaman pernyataan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono di Twitter. Dalam video itu, Arief yang berbincang dengan seseorang menyatakan isu PKI sengaja diembuskan oleh "kadrun-kadrun".***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Okezone.com
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww