Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
24 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
DPR RI
14 jam yang lalu
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
3
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
DPR RI
14 jam yang lalu
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
4
DPR Tegaskan Pentingnya Penyelamatan UMKM Segera
DPR RI
13 jam yang lalu
DPR Tegaskan Pentingnya Penyelamatan UMKM Segera
5
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
DPR RI
13 jam yang lalu
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
6
Siapkan Rp2,6 Triliun untuk Pesantren, Gus Jazil: Aspirasi Kita Didengar dan Direspon Presiden Jokowi
MPR RI
23 jam yang lalu
Siapkan Rp2,6 Triliun untuk Pesantren, Gus Jazil: Aspirasi Kita Didengar dan Direspon Presiden Jokowi
Home  /  Berita  /  Politik

Jumlah Pengangguran Berpotensi Meningkat, Ini Pesan Ketua MPR ke Kemnaker

Jumlah Pengangguran Berpotensi Meningkat, Ini Pesan Ketua MPR ke Kemnaker
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. (Istimewa)
Jum'at, 19 Juni 2020 13:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Ketenagakerjaan untuk terus berupaya dalam mengurangi tingkat pengangguran.

Ia juga meminta Kemnaker bekerja sama kementerian UMKM dan koperasi membuka peluang bagi mereka yang ingin berusaha seperti bantuan akses dan jaminan ke perbankan untuk permodalan, mengingat masyarakat yang kehilangan pekerjaan mencapai 1.7 juta orang.

Demikian diungkapkan Bambang Soesatyo menanggapi adanya potensi semakin melonjaknya jumlah penganggur dikarenakan melambatnya hampir seluruh kegiatan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Saya juga meminta pemerintah untuk mempercepat program Pemulihan Ekonomi Nasional/PEN agar dapat meminimalisir dampak krisis yang disebabkan dari Covid-19," ujarnya, Jumat (19/6/2020)

Pemerintah kata Bamsoet, sapaan akarbnya, diminta fokus dalam mencegah meluasnya pemutusan hubungan kerja lebih lanjut, seperti menggencarkan pemberian stimulus bagi dunia usaha agar bisa mempertahankan pekerjanya.

"Pemerintah hendaknya memberikan insentif pajak penghasilan bagi UMKM, dan jaring pengaman sosial melalui perluasan bantuan sosial/bansos bagi pekerja formal dan informal," tandasnya.

Pemerintah kata Bamsoet, dalam membuka sembilan sektor perekonomian agar penyerapan tenaga kerja dapat perlahan-lahan ditingkatkan, guna meminimalisir tingkat pengangguran di masyarakat.***


wwwwww