Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
7 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
2
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
MPR RI
11 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
3
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Pendidikan
11 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
4
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Ekonomi
8 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
5
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
Sepakbola
8 jam yang lalu
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
6
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Arema FC Perketat Protokol Kesehatan Dalam Latihan

Arema FC Perketat Protokol Kesehatan Dalam Latihan
Minggu, 21 Juni 2020 12:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG – Arema FC menyambut baik adanya kepastian Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020. Untuk itu, Tim Singo Edan akan menerapkan prosedur protokol kesehatan yang ketat sebelum memulai aktivitas latihan persiapan menghadapi persaingan di kompetisi kasta tertinggi tersebut. 

Prosedur tersebut merupakan langkah antisipasi Arema FC mencegah dari paparan virus Covid-19 di masa new normal.  Protokol kesehatan disusun oleh dokter tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi dan disampaikan kepada pemain, tim pelatih dan juga ofisial tim. 

Media Officer Arema FC, Sudarmadji menjelaskan dalam prosedur itu mengatur tentang aktivitas yang harus dilakukan oleh pelatih dan pemain saat akan latihan, melakoni laga home dan melakoni laga away.

“Alhamdulillah tim dokter sudah menyusun protokol kesehatan untuk semua elemen di Arema FC. Namun, kepatuhan dan tanggung jawabnya tentu diberikan kepada pribadi masing-masing dalam menjalankannya,” terang Sudarmadji.

Sudarmadji menambahkan jika selama masa persiapan tim, seluruh pemain, tim pelatih dan official tim akan dipantau kondisinya oleh tim dokter. 

Apabila terjadi gejala yang mengarah ke paparan Covid-19, tim dokter Arema FC dapat mengambil langkah medis yang cepat. 

"Tim dokter akan terus mengawasi dan memantaunya," jelasnya.

Pemain diwajibkan melakukan pemeriksaan kondisi fisik usai kembali dari daerah yang termasuk zona merah, berangkat ke lokasi latihan, saat latihan dan setelah latihan.

Pemain yang kembali ke Malang, diwajibkan untuk melakukan tes PCR dan isolasi mandiri selama 14 hari sebelum latihan resmi digelar. ***


wwwwww