Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
8 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
2
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
MPR RI
12 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
3
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Pendidikan
11 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
4
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Ekonomi
8 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
5
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ridho Manfaatkan Waktu Berbagi Ilmu dengan SSB di Pekalongan
6
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Begini Kondisi Green Lake City Usai Penyerangan Kelompok John Kei

Begini Kondisi Green Lake City Usai Penyerangan Kelompok John Kei
Kondisi Grand Lake City. (Merdeka.com)
Senin, 22 Juni 2020 16:58 WIB
JAKARTA - Kawasan perumahan mewah Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kembali normal usai adanya penyerangan kelompok John Kei di rumah penghuni Nus Kei, Cluster Australia pada Minggu (22/6/2020).

Hiruk pikuk dan aktivitas masyarakat di kawasan tersebut juga berjalan seperti biasanya, Senin (22/6). Gerbang masuk perumahan tetap dijaga ketat oleh petugas keamanan sipil. "Mau ke mana, keperluan apa. Tidak bisa," ucap petugas keamanan perumahan yang enggan disebutkan namanya, Senin (22/6).

Wakapolres Metro Tangerang kota AKBP Yudhistira Midyahwan mengakui, aktivitas masyarakat di kawasan perumahan tersebut telah kembali normal.

Pihaknya, juga tidak menempatkan personel khusus untuk mengamankan area perumahan. "Enggak ada. Hanya pengamanan beberapa anggota gabungan TNI/Polri untuk menghilangkan keresahan masyarakat pasca kejadian dan menjaga sementara TKP untuk keperluan penyidikan," jelas dia.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana membeberkan kronologi penyerangan dan pembacokan di Perumahan Elite Green Lake City, Tangerang dan di Jalan Kresek Raya, perempatan ABC, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. 30 Orang diamankan termasuk John Kei.

Kasus ini berawal pada Minggu (21/6) sekitar pukul 11.30 WIB terjadi penganiayaan oleh kelompok John Kei berjumlah 5-7 orang terhadap kelompok Nus Kei di wilayah Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Satu meninggal yaitu EN meninggal karena luka bacok di beberapa tempat. Dan satu lagi putus jari tangan empat jari berinisial AR," kata Nana di Polda Metro, Senin (22/6).

Nana melanjutkan, di hari sama, sekitar pukul 12.25 WIB, 15 orang tidak dikenal dengan empat mobil diduga kelompok John Kei mendatangi satu rumah di perumahan Green Lake Kluster Australi. Mereka datang ke sana mencari pemilik rumah Nus Kei.

"Yang bersangkutan tak ada, ada istri dan anak-anak. Istri dan anak berusaha meninggalkan rumah, dan terjadi pengerusakan pintu, ruang tamu dan kamar. Lalu merusak kendaraan duit unit roda empat milik Nus Kei dan satu mobil milik tetangga yaitu Tomi," katanya.

Setelah merusak dan mencari Nus Kei tidak ketemu, lanjut Nana, pelaku keluar dan kembali merusak dengan brutal. Yaitu merusak gerbang perumahan dan menembak tujuh kali.

"Seorang sekuriti ketabrak bernama Adi Nugrohi, satu ojek online tertembak jempol kaki kanan dan dirawat di RS Medika Karang Tengah," tuturnya.

Berdasarkan laporan, polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan saksi diminta keterangan. Malam tadi, polisi menangkap John Kei dan kawan-kawannya di Komplek Tytyan Indah Bekasi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:Umum, Peristiwa, DKI Jakarta

wwwwww