Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
Politik
22 jam yang lalu
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
2
Pilkada Sudah di Depan Mata, Waketum DPP PKB Minta Presiden Tentukan Nama Sekjen KPU
Politik
23 jam yang lalu
Pilkada Sudah di Depan Mata, Waketum DPP PKB Minta Presiden Tentukan Nama Sekjen KPU
3
Cegah Kekacauan Umat di Indonesia, Komisi Agama Minta Pemerintah Responsif
Nasional
21 jam yang lalu
Cegah Kekacauan Umat di Indonesia, Komisi Agama Minta Pemerintah Responsif
4
Ditinggal Maju Pilkada 2020, Ini Kata Sekwan Soal Pengganti Tiga Pimpinan DPRD Riau
Politik
22 jam yang lalu
Ditinggal Maju Pilkada 2020, Ini Kata Sekwan Soal Pengganti Tiga Pimpinan DPRD Riau
5
Opini Pasca AS Batasi Pasokan ke Perusahaan Semikonduktor Terbesar China
Internasional
23 jam yang lalu
Opini Pasca AS Batasi Pasokan ke Perusahaan Semikonduktor Terbesar China
6
DPR Sebut Vanuatu Menghasut Dunia soal Papua
DPR RI
24 jam yang lalu
DPR Sebut Vanuatu Menghasut Dunia soal Papua
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Bayi Kembar 3 Baru Lahir Terinfeksi Corona, Ibu dan Ayahnya Negatif, Otoritas Kesehatan Heran

Bayi Kembar 3 Baru Lahir Terinfeksi Corona, Ibu dan Ayahnya Negatif, Otoritas Kesehatan Heran
Ilustrasi bayi memakai pelindung wajah untuk mencegah terpapar virus. (tribunnews)
Kamis, 25 Juni 2020 12:54 WIB
MEKSIKO - Bayi kembar tiga yang baru dilahirkan ibunya dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Padahal, ibu dan ayahnya dipastikan negatif (tidak tertular) virus corona.

Otoritas kesehatan Meksiko mengaku heran dan kini tengah berusaha mencari jawabannya, bagaimana bayi kembar tiga yang baru lahir itu bisa tertular virus corona.

Bayi kembar tiga, satu perempuan dan dua laki-laki itu, dilahirkan ibunya pada usia kandungan 7,5 bulan pekan lalu di Negara Bagian San Luis Potosi, Meksiko.

Otoritas kesehatan Meksiko menyebutkan, empat jam setelah lahir, terhadap ketiganya dilakukan tes Covid-19, seperti dilansir Antara, Kamis (25/6).

Sebelumnya otoritas kesehatan menyebutkan bahwa sang ibu diyakini sebagai pembawa virus tanpa gejala. Namun hasil tesnya menunjukkan bahwa ia maupun suaminya tidak terinfeksi Covid-19.

''Hasil tes orang tua negatif, itu yang menjadi perhatian kami,'' kata Monica Rangel, Menteri Kesehatan setempat saat konferensi pers pada Selasa.

''Kami sejak kemarin secara khusus meminta ... agar ada kelompok para ahli yang menyelidiki kasus tersebut.''

Dua dari tiga bayi itu lahir pada 17 Juni dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan gejala Covid-19, kata dokter yang merawat. Sementara bayi ketiga mengalami pneumonia namun kondisinya stabil.

Rangel mengatakan si kembar tiga akan tetap dirawat di rumah sakit dan di bawah pengawasan.

Meksiko melaporkan lebih dari 190.000 kasus Covid-19 dengan 23.377 kematian, menjadikannya negara ketujuh dengan kematian tertinggi akibat virus corona di dunia.***

Editor:hasan b
Sumber:antaranews.com
Kategori:Internasional, Kesehatan

wwwwww