Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
13 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Pendidikan
14 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
5
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Pemerintahan
2 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Dukung Keputusan PSSI, Ferry Paulus: Memperkecil Kerugian Persija

Dukung Keputusan PSSI, Ferry Paulus: Memperkecil Kerugian Persija
Kamis, 25 Juni 2020 00:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus mengatakan wabah virus Corona atau Covid 19 sangat berpengaruh terhadap keuangan klub. Hal ini terkait dengan penghentian Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020. Makanya, dia mendukung keputusan PSSI yang rencananya akan kembali memutar kompetisi kasta tertinggi sepakbola Oktober mendatang.

"Terus terang, Persija mengalami kerugian dengan berhentinya Liga 1 2020. Pemasukan jelas tidak sesuai harapan di era pandemi Covid 19 yang menjadi penyebab dihentikannya Liga 1 2020. Makanya, saya mendukung keputusan PSSI melanjutkan Liga 1 2020 yang sudah pasti akan memperkecil kerugian yang dialami," kata Ferry Paulus yang ditemui di Gedung FX Senayan Jakarta, Rabu (24/6/2020). 

Dengan terhentinya kompetisi Liga 1 2020, kata Ferry, kontrak kerja sama dengan sponsor tidak bisa direaliasikan. "Selama ini kita tidak bisa menuntut banyak terhadap kewajiban sponsor karena terhentinya Liga 1. Klau sudah ada kepastian kembali diputar kan kita bisa mendapatkan dana dari sponsor meskipun tidak penuh," jelasnya. 

Ferry Paulus juga mengungkapkan bahwa peran Menteri Pemuda dan Olaharaga (Menpora), Zainudin Amali yang menjanjikan adanya keringan terhadap penggunaan stadion tempat pertandingan juga cukup membantu. Apalagi, di masa pandemi Covid 19 ini tidak bisa terlalu berharap pemasukan dari penjualan tiket pertandingan. 

"Terus terang, kita sangat terbantu dengan janji pak Menpora yang akan mengusahakan adanya keringanan biaya penggunaan stadion tempat pertandingan bagi peserta kompetisi. Paling tidak keringanan ini akan mengurangi kerugian klub," katanya.  ***


wwwwww