Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
9 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
4
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
5
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
14 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
8 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Kriminal

Muhtarom Pertanyakan Strategi Pemerintah Kembangkan Wilayah Kurangi Kesenjangan

Muhtarom Pertanyakan Strategi Pemerintah Kembangkan Wilayah Kurangi Kesenjangan
Suasana Rapat Panja RKP (Rencana Kerja Pemerintah) dan Perioritas Anggaran RAPBN tahun 2021 DPR RI bersama Bappenas yang berlangsung di Kompleks DPR RI, Senayan, Senin (29/6/2020). (Foto: Zul/GoNews.co)
Senin, 29 Juni 2020 22:58 WIB
JAKARTA - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Muhtarom, mempertanyakan strategi pemerintah dalam mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan ekonomi di tahun 2021.

Dalam Rapat Panja RKP (Rencana Kerja Pemerintah) dan Perioritas Anggaran RAPBN tahun 2021 bersama Bappenas yang berlangsung di Kompleks DPR RI, Senayan, Senin (29/6/2020), Muhtarom menyatakan, "(agenda, Red) ini agaknya semakin berat,".

Politisi PKB ini berkaca pada pencapaian agenda Pengurangan Kesenjangan dan Menjamin Pemerataan yang juga menjadi agenda prioritas nasional pada periode pertama presiden Jokowi.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), lanjut Muhtarom, peran Jawa dalam Produk Domestik Bruto (PDB) yang ditargetkan menurun dari 57,6 persen tahun 2013 menjadi 55,1 persen. Justru naik 5,9 persen pada tahun 2019. Sementara wilayah Sumatera malah turun dari 23,8 persen tahun 2013 menjadi 21,3 persen tahun 2019.

"Ini catatan untuk pengembangan wilayah," kata legislator Fraksi PKB itu.

Belum lagi, kata Muhtarom, "kontribusi Papua malah menyusut dari 1,83 persen pada 2013, menjadi 1,7 persen,".

"Bagaimana strategi pemerintah untuk memangkas kesenjangan yang semakin dalam ini?" tandas Muhtarom.

Pekerjaan rumah pemerataan juga menjadi semakin besar di tahun 2021, karena kemiskinan tertinggi ada di Papua dengan tingkat kemiskinan sebanyak 25,9 persen, "disusul Nusa Tenggara sebanyak 18,3 persen,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Kriminal, Nasional, Voli
wwwwww