Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
16 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
21 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
20 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
4
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
21 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
20 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
20 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Home  /  Berita  /  Politik

Gus Jazil: Saatnya Santri Tunjukan Peran Melawan Covid-19

Gus Jazil: Saatnya Santri Tunjukan Peran Melawan Covid-19
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid saat mendatangi Pondok Pesantren di Cianjur. (Dok. MPR)
Selasa, 30 Juni 2020 21:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Saat ini ummat manusia tengah berjuang mengalahkan Covid-19 yang wabahnya telah menyebabkan kerugian harta dan jiwa yang demikian besarnya. 
Masing-masing negara sekarang tengah berlomba menemukan vaksin yang bisa melumpuhkan Covid-19.

Dalam momen-momen seperti ini, melawan dan mengalahkan Covid-19 menurut Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, merupakan waktu yang tepat bagi santri untuk menunjukan peran dan kepeloporannya. "Kami mendorong agar para santri menjadi pelopor dalam melawan pandemi," ujar Politisi PKB itu, Selasa (30/6/2020) di Jakarta.

"Para santri harus turun ke lapangan untuk peduli pada penanggulangan Covid-19," tambahnya.
 
Melibatkan santri untuk mencegah penularan Covid-19, menurut pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu sangat strategis, sebab santri jumlahnya melimpah. "Kaum santri mayoritas di negeri ini," tuturnya.
 
Dengan jumlah yang lebih itulah, Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu mengajak kaum santri untuk menunjukan dan membuktikan kepeloporan dan kepemimpinannya. "Ayo para santri, kita tunjukkan kepemimpinan menghadapi krisis multidimensi yang sudah terbentang di depan mata," ujarnya.
 
Dalam kondisi yang serba sulit, dampak dari pandemi Covid-19, menurut alumni PMII itu, kaum santri harus bangkit. Dengan menjalin gotong royong dengan kelompok masyarakat lain diharapkan mampu mengatasi keadaan masyarakat yang sedang kesusahan. "Kita tingkatkan solidaritas dan kegotong royongan agar terwujud baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu.
 
Ditegaskannya, kaum santri agar tidak berpangku tangan, tetapi terjun ke lapangan dan mengambil peran kepeloporan di segala bidang. "Tidak hanya bisa berdakwah tetapi juga mahir dalam bidang politik dan ekonomi," ucapnya.
 
Mendorong santri mempunyai peran penting dalam masa pandemi Covid-19, menurut Jazilul Fawaid merupakan ungkapan yang serius sebab sejak dulu kaum ini mempunyai peran yang penting.

"Lahirnya NKRI tidak bisa dilepaskan dari perjuangan para santri dan ulama," tuturnya.

Diungkapkannya, pada era kolonial, santri berjuang di medan pertempuran. Bukti besarnya peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa, pemerintah menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri.

Tak hanya berhenti di situ, peran santri pada masa era reformasi perjuangan santri ditandai dengan terpilihnya tokoh dari pesantren, Gus Dur, menjadi Presiden. "Dan sekarang KH Maruf Amin menjadi Wakil Presiden," ujarnya.***


wwwwww