Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
22 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
18 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
22 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
23 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
5 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Gus Jazil: Saatnya Santri Tunjukan Peran Melawan Covid-19

Gus Jazil: Saatnya Santri Tunjukan Peran Melawan Covid-19
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid saat mendatangi Pondok Pesantren di Cianjur. (Dok. MPR)
Selasa, 30 Juni 2020 21:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Saat ini ummat manusia tengah berjuang mengalahkan Covid-19 yang wabahnya telah menyebabkan kerugian harta dan jiwa yang demikian besarnya. 
Masing-masing negara sekarang tengah berlomba menemukan vaksin yang bisa melumpuhkan Covid-19.

Dalam momen-momen seperti ini, melawan dan mengalahkan Covid-19 menurut Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, merupakan waktu yang tepat bagi santri untuk menunjukan peran dan kepeloporannya. "Kami mendorong agar para santri menjadi pelopor dalam melawan pandemi," ujar Politisi PKB itu, Selasa (30/6/2020) di Jakarta.

"Para santri harus turun ke lapangan untuk peduli pada penanggulangan Covid-19," tambahnya.
 
Melibatkan santri untuk mencegah penularan Covid-19, menurut pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu sangat strategis, sebab santri jumlahnya melimpah. "Kaum santri mayoritas di negeri ini," tuturnya.
 
Dengan jumlah yang lebih itulah, Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu mengajak kaum santri untuk menunjukan dan membuktikan kepeloporan dan kepemimpinannya. "Ayo para santri, kita tunjukkan kepemimpinan menghadapi krisis multidimensi yang sudah terbentang di depan mata," ujarnya.
 
Dalam kondisi yang serba sulit, dampak dari pandemi Covid-19, menurut alumni PMII itu, kaum santri harus bangkit. Dengan menjalin gotong royong dengan kelompok masyarakat lain diharapkan mampu mengatasi keadaan masyarakat yang sedang kesusahan. "Kita tingkatkan solidaritas dan kegotong royongan agar terwujud baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu.
 
Ditegaskannya, kaum santri agar tidak berpangku tangan, tetapi terjun ke lapangan dan mengambil peran kepeloporan di segala bidang. "Tidak hanya bisa berdakwah tetapi juga mahir dalam bidang politik dan ekonomi," ucapnya.
 
Mendorong santri mempunyai peran penting dalam masa pandemi Covid-19, menurut Jazilul Fawaid merupakan ungkapan yang serius sebab sejak dulu kaum ini mempunyai peran yang penting.

"Lahirnya NKRI tidak bisa dilepaskan dari perjuangan para santri dan ulama," tuturnya.

Diungkapkannya, pada era kolonial, santri berjuang di medan pertempuran. Bukti besarnya peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa, pemerintah menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri.

Tak hanya berhenti di situ, peran santri pada masa era reformasi perjuangan santri ditandai dengan terpilihnya tokoh dari pesantren, Gus Dur, menjadi Presiden. "Dan sekarang KH Maruf Amin menjadi Wakil Presiden," ujarnya.***

wwwwww