Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Simpati Indonesia Untuk Para Korban Ledakan Lebanon
DPR RI
12 jam yang lalu
Simpati Indonesia Untuk Para Korban Ledakan Lebanon
2
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
MPR RI
11 jam yang lalu
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
3
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
MPR RI
12 jam yang lalu
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
4
Kawal RUU Ciptakerja, Ketua DPD Minta Senator Fokus di Kepentingan Daerah
DPD RI
11 jam yang lalu
Kawal RUU Ciptakerja, Ketua DPD Minta Senator Fokus di Kepentingan Daerah
5
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
DPD RI
11 jam yang lalu
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
6
Sultan Najamudin Keluhkan Kinerja Menteri Perdagangan
GoNews Group
8 jam yang lalu
Sultan Najamudin Keluhkan Kinerja Menteri Perdagangan
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Pemain Borneo FC Kumpul Latihan Akhir Juli

Pemain Borneo FC Kumpul Latihan Akhir Juli
Kamis, 02 Juli 2020 12:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda menyambut positif lanjutan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 yang digelar Oktober mendatang. Tim berjuluk Pesut Etam berencana kumpul latihan akhir Juli.

Diego Michiels dkk ingin memaksimalkan persiapan yang hanya berkisar tiga bulan sehingga bisa tampil prima. "Alhamdulillah jadwal kompetisi sesuai dengan yang kami mau yakni Oktober. Insya Allah persiapan segera kami lakukan Juli nanti," ucap Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin.

Namun kepastian agenda berlatih bersama belum bisa diputuskan. Sebab manajemen dan staf pelatih masih menggodok waktu yang tepat.

"Sementara hanya estimasi saja. Kalau jadwal yang pasti belum diputuskan. Termasuk tempat berlatih masih menunggu arahan dari PSSI. Kalau kami bertanding di Pulau Jawa tentu harus berlatih di sana," imbuhnya.

Nabil menambahkan, dirinya antusias dengan kebijakan melanjutkan kompetisi. Sebab industri sepak bola di Indonesia amat penting bagi banyak pihak.

"Semua tahu banyak yang bergantung dari sepakbola. Jadi, wajar kalau kompetisi dilanjutkan membuat senang. Tinggal bagaimana nanti menaati regulasi sesuai protokol kesehatan yang berlaku," pungkasnya. ***


wwwwww