Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
Pendidikan
10 jam yang lalu
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
2
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
Umum
9 jam yang lalu
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
3
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
Internasional
17 jam yang lalu
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
4
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
Hukum
14 jam yang lalu
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
5
Bupati Sleman Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Seminggu Disuntik Vaksin
Peristiwa
10 jam yang lalu
Bupati Sleman Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Seminggu Disuntik Vaksin
6
50 Tahun Tanpa Renovasi, Masjid Pusat Pembinaan Mualaf Terancam Roboh
Umum
16 jam yang lalu
50 Tahun Tanpa Renovasi, Masjid Pusat Pembinaan Mualaf Terancam Roboh
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Pemain Borneo FC Kumpul Latihan Akhir Juli

Pemain Borneo FC Kumpul Latihan Akhir Juli
Kamis, 02 Juli 2020 12:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda menyambut positif lanjutan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 yang digelar Oktober mendatang. Tim berjuluk Pesut Etam berencana kumpul latihan akhir Juli.

Diego Michiels dkk ingin memaksimalkan persiapan yang hanya berkisar tiga bulan sehingga bisa tampil prima. "Alhamdulillah jadwal kompetisi sesuai dengan yang kami mau yakni Oktober. Insya Allah persiapan segera kami lakukan Juli nanti," ucap Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin.

Namun kepastian agenda berlatih bersama belum bisa diputuskan. Sebab manajemen dan staf pelatih masih menggodok waktu yang tepat.

"Sementara hanya estimasi saja. Kalau jadwal yang pasti belum diputuskan. Termasuk tempat berlatih masih menunggu arahan dari PSSI. Kalau kami bertanding di Pulau Jawa tentu harus berlatih di sana," imbuhnya.

Nabil menambahkan, dirinya antusias dengan kebijakan melanjutkan kompetisi. Sebab industri sepak bola di Indonesia amat penting bagi banyak pihak.

"Semua tahu banyak yang bergantung dari sepakbola. Jadi, wajar kalau kompetisi dilanjutkan membuat senang. Tinggal bagaimana nanti menaati regulasi sesuai protokol kesehatan yang berlaku," pungkasnya. ***

wwwwww