Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
PBSI Home Tournament 2020

Oprasi Lutut, Ketut Mahadewi: Takut Banget

Oprasi Lutut, Ketut Mahadewi: Takut Banget
Ni Ketut Mahadewi Istarani. (Ist)
Jum'at, 03 Juli 2020 22:06 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pebulutangkis spesialis ganda putri Ni Ketut Mahadewi Istarani menjalani operasi penyembuhan cedera pada kedua lututnya. Operasi berlangsung di RS Medistra, Jakarta, Kamis (2/7/2020).

Dituturkan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti, cedera yang dialami Ketut tidak tergolong parah dan diharapkan bisa pulih dalam waktu dua bulan.

"Operasi yang dijalani Ketut tidak termasuk operasi besar, ada peradangan di lutut yang harus dibersihkan. Problemnya karena ada peradangan, dibersihkan supaya tidak ada keluhan lagi ke depannya," jelas Susy kepada Badmintonindonesia.org.

"Kalau di latihan tidak ada kendala, Ketut bisa latihan seperti biasa. Tapi begitu main yang berat baru terasa, nanti sembuh lagi dan kambuh lagi. Kebetulan sekarang kan lagi nggak ada turnamen, jadi ada waktu untuk operasi dan recovery," kata Susy.

Ketut kini fokus pada pemulihan pasca operasi. Wabah Covid-19 membuat turnamen bulutangkis ditiadakan untuk sementara waktu, waktu kosong ini dimanfaatkan Ketut untuk memaksimalkan proses penyembuhan kedua lututnya.

"Memang bukan operasi besar, kalau dibilang parah banget sih nggak juga, karena saya masih bisa jalan. Tapi mumpung sekarang ada waktu kosong, jadi diputuskan untuk operasi," kata Ketut.

"Untuk recovery-nya tergantung dari saya juga, kalau bisa menjaga dan rajin terapi bisa sekitar dua bulan," tutur pemain kelahiran 12 September 1994 ini.

Ketut menceritakan betapa takutnya ia jelang operasi, karena ini adalah pengalaman pertama baginya memasuki ruang operasi. Karena situasi pandemi, Ketut juga tidak bisa ditemani keluarganya dan hanya didampingi tim dari PBSI.

Namun Ketut bersyukur teman-teman sesama atlet memberikan banyak dukungan kepadanya.

"Pasti takut banget, baru pertama kali masuk kamar operasi. Saya berharap sih ini pertama dan terakhir kalinya dioperasi. Masih terbayang rasanya dianestesi setengah badan. Tapi saya bersyukur dan berterima kasih banyak dukungan dari PBSI dan teman-teman saya," kata Ketut menutup pembicaraan. ***

wwwwww