Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Garuda Indonesia Tegaskan Tak Tolerir Pelanggaran Aturan Keselamatan Penerbangan
Umum
22 jam yang lalu
Garuda Indonesia Tegaskan Tak Tolerir Pelanggaran Aturan Keselamatan Penerbangan
2
Kondisi Langka, Mahasiswi Cantik Ini Menopause pada Usia 6 Tahun
Kesehatan
21 jam yang lalu
Kondisi Langka, Mahasiswi Cantik Ini Menopause pada Usia 6 Tahun
3
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
Umum
22 jam yang lalu
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
4
Kemendagri Apresiasi Unjuk Rasa Otsus Papua oleh FMPI dan Dorong Pertemuan Lanjutan
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Kemendagri Apresiasi Unjuk Rasa Otsus Papua oleh FMPI dan Dorong Pertemuan Lanjutan
5
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
Peristiwa
21 jam yang lalu
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
6
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Kesehatan
20 jam yang lalu
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Home  /  Berita  /  Umum

Pria Tunanetra 44 Tahun Nikahi Bocah 12 Tahun di Sulsel, Bermula dari Diundang Memijat

Pria Tunanetra 44 Tahun Nikahi Bocah 12 Tahun di Sulsel, Bermula dari Diundang Memijat
Pasangan mempelai Baharuddin (44) dengan NS (12). (inews.id)
Senin, 06 Juli 2020 17:05 WIB
MAKASSAR - Seorang pria penyandang tunanetra berusia 44 tahun menikahi bocah perempuan berumur 12 tahun, di Lamajakka, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pernikahan yang berlangsung pada 30 Juni 2020 itu beredar luas fotonya di media sosial. Pasangan beda usia 32 tahun itu terlihat memakai pakaian pengantin adat Bugis-Makassar.

Dikutip dari inews.id, pengantin pria yang bernama Baharuddin bekerja sebagai terapis atau ahli pijat. Pria tersebut dan kekasihnya sempat mengajukan pernikahan ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Suppa. Namun ditolak, karena calon mempelai wanita, NS, masih di bawah umur.

Informasi tersebut dibenarkan Kapolsek Suppa AKP Chandra. Chandra mengatakan, pihak pemerintah masih mendalami pernikahan anak di bawa umur dengan pria 44 tahun itu.

''Iya betul, sudah didalami oleh pemerintah. Pemerintah telah memeriksa pernikahan di bawah umur itu,'' kata Chandra kepada wartawan, Senin (6/7/2020).

Dituturkan Chandra, Baharuddin, tercatat tinggal di Kota Makassar. Kesehariannya bekerja sebagai terapis pijat.

Pertemuan keduanya berawal saat Baharuddin berkunjung ke rumah NS untuk memijat. Ketika berkunjung itu Baharuddin hanya menganggap NS sebagai seorang anak. Namun karena pertemuan itu, keduanya kemudian melakukan komunikasi secara intens.

Selanjutnya Baharuddin dan NS menjalin cinta, hingga melanjutkan ke jenjang pernikahan. Proses lamaran dan pernikahan dilakukan di rumah kakak kandung NS di Kampung Lamajakka. ''Mereka ini sempat pacaran sebelum menikah,'' sambung Chandra.***

Editor:hasan b
Sumber:inews.id
Kategori:Umum

wwwwww