Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Garuda Indonesia Tegaskan Tak Tolerir Pelanggaran Aturan Keselamatan Penerbangan
Umum
23 jam yang lalu
Garuda Indonesia Tegaskan Tak Tolerir Pelanggaran Aturan Keselamatan Penerbangan
2
Kondisi Langka, Mahasiswi Cantik Ini Menopause pada Usia 6 Tahun
Kesehatan
21 jam yang lalu
Kondisi Langka, Mahasiswi Cantik Ini Menopause pada Usia 6 Tahun
3
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
Umum
23 jam yang lalu
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
4
Kemendagri Apresiasi Unjuk Rasa Otsus Papua oleh FMPI dan Dorong Pertemuan Lanjutan
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Kemendagri Apresiasi Unjuk Rasa Otsus Papua oleh FMPI dan Dorong Pertemuan Lanjutan
5
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
Peristiwa
22 jam yang lalu
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
6
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Kesehatan
21 jam yang lalu
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Ikut Mandikan dan Makamkan Jenazah Pasien Covid-19, Ratusan Warga Desa Diisolasi

Ikut Mandikan dan Makamkan Jenazah Pasien Covid-19, Ratusan Warga Desa Diisolasi
Jalan keluar-masuk Desa Panjeng ditutup pasca salah seorang warganya meninggal akibat Covid-19 dan dimakamkan tanpa protokol kesehatan. (ahmad subekhi/inews).
Senin, 06 Juli 2020 17:25 WIB
PONOROGO - Ratusan warga Desa Desa Panjeng, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Jawa Timur, diharuskan menjalani menjalani isolasi karena ikut dalam pemakaman jenazah pasien Covid-19.

Dikutip dari inews.id, saat jenazah dimakamkan, hasil tes swab-nya belum keluar. Tiga setelah dimakamkan barulah hasil tes keluar, yang menyatakan pasien tersebut positif Covid-19.

Agar penularan virus corona tak meluas, warga satu desa tersebut langsung melakukan isolasi mandiri, rapid test dan swab. Dari hasil tes swab diketahui istri jenazah Covid-19 yang dimakamkan dinyatakan positif dan kini dirawat di RSUD Harjono Ponorogo.

Sementara enam orang yang memandikan dan memakamkan jenazah diisolasi di balai desa. Ratusan warga lain yang turut serta dalam prosesi pemakaman melakukan isolasi mandiri.

Kini, jalan masuk ke Desa Panjeng ditutup total. Warga tidak bisa keluar dari desa dan pendatang tidak bisa masuk. Akses jalan hanya ada satu dengan sistem buka tutup untuk kegiatan pengiriman logistik.

''Jenazah tersebut dimakamkan biasa, karena waktu itu hasilnya belum keluar. Dari keluarganya ada yang kena satu orang setelah dites,'' kata Sahuri, perangkat Desa Panjeng, Senin (6/7/2020).

Data Satgas Penanganan Covid-19, di Kabupaten Ponorogo tercatat 54 pasien positif, 19 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 32 pasien sembuh dan 3 orang meninggal dunia.***

Editor:hasan b
Sumber:inews.id
Kategori:Kesehatan

wwwwww