Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
20 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
14 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
12 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
21 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Kementan Aneh Ya... Tak Ikut Urus Ketahanan Pangan, Kok Malah Produksi Kalung Corona

Kementan Aneh Ya... Tak Ikut Urus Ketahanan Pangan, Kok Malah Produksi Kalung Corona
Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil. (Istimewa)
Selasa, 07 Juli 2020 12:07 WIB

JAKARTA - Kalangan anggota dewan mengaku heran kenapa Kementerian Pertanian tidak dilibatkan dalam program ketahanan pangan yang dimiliki pemerintah dalam penanganan Covid-19.

"Kenapa ya (Kementan) tidak diajak sama Presiden? Kan ada tiga menteri tuh PUPR, Erick Thohir, satu lagi apa gitu, diajak untuk ketahanan pangan. Nama dia (Kementan) enggak disebut saya lihat," kata anggota DPR, M. Nasir Djamil, Selasa (7/7/2020).

Presiden Joko Widodo memang menugaskan kepada tiga menteri secara khusus untuk meningkatkan ketahanan pangan Indonesia. Menteri tersebut yaitu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Nasir justru lebih heran lagi, sekarang Kementan malah mau memproduksi kalung anti corona yang jelas-jelas belum ada uji klinis mengenai kalung tersebut, apakah ampuh membasmi virus. "Lebih bagus dia fokus saja di program ketahanan pangan, artinya kalau memang kalung corona itu kemudian ada uji klinisnya dan itu berkolerasi dengan petani, enggak ada masalah," katanya.

"Justru masalah kalau enggak ada korelasinya dengan petani Indonesia, apalagi belum ada uji klinis," imbuh Nasir.

Dia berharap Mentan Syahrul Yasin Limpo fokus membangun ketahanan pangan. Pasalnya, krisis pandemik ini tidak dapat diprediksi kapan akan berakhir, dan pemerintah harus mampu menjaga ketersediaan pangan.

"Artinya itu menampung milik warga itu lebih bagus lagi, kalau kalungnya dari herbal kemudian tidak berkolerasi dengan petani orang nanti mempertanyakan," ujar Nasir Djamil.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww