Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
8 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
7 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
24 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Home  /  Berita  /  Non Olympic
PBSI Home Tournament 2020

Kalahkan Asti, Putri KW Genggam Tiket Final

Kalahkan Asti, Putri KW Genggam Tiket Final
Putri Kusuma Wardani
Jum'at, 24 Juli 2020 19:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Dalam dua game langsung, Putri Kusuma Wardani pastikan tiket final tunggal putri PBSI Home Tournament 2020. Putri melenggang ke final setelah mengalahkan Asti Dwi Widyaningrum dengan skor 21-15, 21-18 dalam waktu 50 menit.

Di game pertama Putri terus mengontrol jalannya pertandingan. Asti sebetulnya juga tampil baik, namun Putri sudah mengantisipasi bola-bola Asti yang menyulitkan, sehingga dapat dikembalikan dengan baik.

Pada game kedua, Putri yang sempat tertinggal, akhirnya menyamakan kedudukan dan balik memimpin. Putri tak ingin game ketiga dimainkan, ia tak mau mengulangi kesalahan-kesalahan di pertandingan sebelumnya.

"Di game pertama, kontrol permainan ada di saya. Tapi saya agak kendor di game kedua, sedangkan lawan lebih cepat mainnya," kata Putri setelah pertandingan.

"Pada awal game kedua, saya mengubah permainan, tapi kemudian pelatih mengatakan untuk kembali ke pola di game pertama, di mana kontrol permainan ada di saya. Saya akan kesulitan kalau dikontrol lawan," lanjut pemain jebolan klub Exist ini.

Di babak final, Putri akan berhadapan dengan pemenang antara Gregoria Mariska Tunjung atau Saifi Rizka Nur Hidayah. Putri mengatakan peluang di final cukup terbuka.

"Peluang ada, di final saya akan berhadapan dengan kak Gregoria dan Saifi yang cukup imbang. Di final saya nggak mau mikir menang-kalah, kalah tidak apa-apa tapi inginnya ya menang," kata Putri. ***

wwwwww