Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
Nasional
9 jam yang lalu
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
2
Puluhan Geng Motor Bersenjata Golok Serang Laskar FPI saat Pasang Spanduk Habib Rizieq
Peristiwa
17 jam yang lalu
Puluhan Geng Motor Bersenjata Golok Serang Laskar FPI saat Pasang Spanduk Habib Rizieq
3
Minta Pemerintah Transparan Soal Vaksin Sinovac, DPR: Jangan Biarkan Publik Menduga-duga
Politik
17 jam yang lalu
Minta Pemerintah Transparan Soal Vaksin Sinovac, DPR: Jangan Biarkan Publik Menduga-duga
4
Laut Cina Selatan Memanas, Wakil Ketua MPR : Perkuat Pertahanan Negara
MPR RI
24 jam yang lalu
Laut Cina Selatan Memanas, Wakil Ketua MPR : Perkuat Pertahanan Negara
5
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
6
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: "Saya bisa Menghilang Kapan Saja"
Kesehatan
11 jam yang lalu
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: Saya bisa Menghilang Kapan Saja
Home  /  Berita  /  Hukum

Bawa Ratusan Kilo Sabu Dicampur Jagung, Truk dari Lampung Diamankan BNN

Bawa Ratusan Kilo Sabu Dicampur Jagung, Truk dari Lampung Diamankan BNN
Selasa, 28 Juli 2020 20:14 WIB
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menangkap satu unit mobil truk ekspedisi yang mengangkut jagung namun disusupi dengan narkoba jenis sabu.

"BNN telah melakukan penangkapan dan penyitaan terhadap pelaku tindak pidana narkoba dengan barang bukti jenis sabu," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, Selasa (28/7).

Arman mengatakan, truk tersebut mengangkut jagung di dalam puluhan karung dari Lampung. Adapun pengungkapan ini dilakukan di Jalan Prabu Siliwangi, Kota Tangerang, Banten.

"Barang bukti, ratusan kilogram (karena belum dihitung pasti). Enam orang diamankan," jelas Arman.

Saat ini, Arman menambahkan, petugas BNN masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap barang bukti dan enam orang pelaku. "Tim masih bekerja," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Hukum, Peristiwa

wwwwww