Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sepasang Mahasiswa yang Minta Yesus Turunkan Bencana Minta Maaf, Polisi Sebut Hanya Bercanda
Peristiwa
13 jam yang lalu
Sepasang Mahasiswa yang Minta Yesus Turunkan Bencana Minta Maaf, Polisi Sebut Hanya Bercanda
2
Pengusaha Batam yang Tewas Ditembak di Kapal Ternyata Hendak Selundupkan Rokok Ilegal ke Inhil
Peristiwa
20 jam yang lalu
Pengusaha Batam yang Tewas Ditembak di Kapal Ternyata Hendak Selundupkan Rokok Ilegal ke Inhil
3
Pakar Sebut Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Bisa Tembus 15 Ribu, Ini Penyebabnya
Kesehatan
20 jam yang lalu
Pakar Sebut Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Bisa Tembus 15 Ribu, Ini Penyebabnya
4
Polisi Israel Kembali Halangi Muslim Palestina Shalat di Masjid Al Aqsa
Internasional
22 jam yang lalu
Polisi Israel Kembali Halangi Muslim Palestina Shalat di Masjid Al Aqsa
5
Korban Gempa Sulbar Terus Bertambah, 56 Tewas dan 826 Luka-luka
Nasional
21 jam yang lalu
Korban Gempa Sulbar Terus Bertambah, 56 Tewas dan 826 Luka-luka
6
Pekan Depan, Suzuki Luncurkan Carry Facelift
Riau
20 jam yang lalu
Pekan Depan, Suzuki Luncurkan Carry Facelift
Home  /  Berita  /  Hukum

Bawa Ratusan Kilo Sabu Dicampur Jagung, Truk dari Lampung Diamankan BNN

Bawa Ratusan Kilo Sabu Dicampur Jagung, Truk dari Lampung Diamankan BNN
Selasa, 28 Juli 2020 20:14 WIB
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menangkap satu unit mobil truk ekspedisi yang mengangkut jagung namun disusupi dengan narkoba jenis sabu.

"BNN telah melakukan penangkapan dan penyitaan terhadap pelaku tindak pidana narkoba dengan barang bukti jenis sabu," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, Selasa (28/7).

Arman mengatakan, truk tersebut mengangkut jagung di dalam puluhan karung dari Lampung. Adapun pengungkapan ini dilakukan di Jalan Prabu Siliwangi, Kota Tangerang, Banten.

"Barang bukti, ratusan kilogram (karena belum dihitung pasti). Enam orang diamankan," jelas Arman.

Saat ini, Arman menambahkan, petugas BNN masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap barang bukti dan enam orang pelaku. "Tim masih bekerja," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Hukum, Peristiwa
wwwwww