Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sepasang Mahasiswa yang Minta Yesus Turunkan Bencana Minta Maaf, Polisi Sebut Hanya Bercanda
Peristiwa
12 jam yang lalu
Sepasang Mahasiswa yang Minta Yesus Turunkan Bencana Minta Maaf, Polisi Sebut Hanya Bercanda
2
Pengusaha Batam yang Tewas Ditembak di Kapal Ternyata Hendak Selundupkan Rokok Ilegal ke Inhil
Peristiwa
19 jam yang lalu
Pengusaha Batam yang Tewas Ditembak di Kapal Ternyata Hendak Selundupkan Rokok Ilegal ke Inhil
3
Pakar Sebut Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Bisa Tembus 15 Ribu, Ini Penyebabnya
Kesehatan
19 jam yang lalu
Pakar Sebut Kasus Harian Covid-19 di Indonesia Bisa Tembus 15 Ribu, Ini Penyebabnya
4
Polisi Israel Kembali Halangi Muslim Palestina Shalat di Masjid Al Aqsa
Internasional
21 jam yang lalu
Polisi Israel Kembali Halangi Muslim Palestina Shalat di Masjid Al Aqsa
5
Korban Gempa Sulbar Terus Bertambah, 56 Tewas dan 826 Luka-luka
Nasional
20 jam yang lalu
Korban Gempa Sulbar Terus Bertambah, 56 Tewas dan 826 Luka-luka
6
Pekan Depan, Suzuki Luncurkan Carry Facelift
Riau
19 jam yang lalu
Pekan Depan, Suzuki Luncurkan Carry Facelift
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Mahmoud Eid Kangen Nasi Goreng

Mahmoud Eid Kangen Nasi Goreng
Rabu, 29 Juli 2020 19:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Tiga pemain asing Persebaya Surabaya pulang ke negara asalnya sejak pandemi virus Covid-19 Maret lalu di Indonesia. Hal ini terkait dengan dihentikannya Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 sementara waktu.

Salah satunya adalah Mahmoud Eid yang pulang kampung ke Swedia. Hampir empat bulan lebih di kampung halaman pemain yang sering dikatakan mirip dengan Zlatan Ibrahimovic itu mengaku kangen dengan Surabaya.

Terutama dengan nasi goreng yang menjadi salah satu menu makanan favorit selama tinggal di Surabaya.

“Ya tentu, nasi goreng itu favorit saya, sangat enak,” kata pemain berpaspor Palestina itu. 

Selain nasi goreng, Mahmoud juga mengaku sudah menahan rindu untuk berkumpul bersama rekan setimnya. Menikmati atmosfer pertandingan di Gelora Bung Tomo (GBT) yang selalu dipadati Bonek dan Bonita.

Mahmoud berharap bisa segera kembali ke Surabaya, kota pertama yang menjadi pijakan karirnya di Indonesia.

“Pertama saya rindu tim, rekan satu tim, saya rindu Bonek dan Bonita. Semua perhatian (dari mereka) yang saya dapat di jalan dan di lapangan itu rasanya sangat luar biasa. Saya merasa saya baru mulai mengenal kota, ingin tahu lebih banyak soal kota, jadi saya rindu, saya harap bisa kembali secepatnya,” pungkasnya. ***

wwwwww