Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
18 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
21 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
18 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Olympic

Wajah dan Alis Joko Tjandra Berubah Drastis setelah Ditangkap, Apakah Operasi Plastik?

Wajah dan Alis Joko Tjandra Berubah Drastis setelah Ditangkap, Apakah Operasi Plastik?
Sabtu, 01 Agustus 2020 09:35 WIB
JAKARTA - Wajah Joko Tjandra, terpidana kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali, menjadi sorotan publik setelah ditangkap dan tiba di Indonesia pada Kamis malam (30/7/2020).

Wajah Joko Tjandra yang tertutupi masker tampak lebih muda. Alisnya lebih tebal. Sorotan matanya juga lebih tajam.

Meski begitu, model dan potongan rambut Joko Tjandra tetap sama seperti sebelumnya.

"Luar biasa. Setelah ditangkap wajah Joko Tjandra banyak berubah," kata pegiat media sosial, Jonru Ginting, Sabtu (1/8/2020).

Jonru membagikan foto Joko Tjandra sebelum ditangkap dan foto setelah Joko Tjandra ditangkap.

Beberapa warganet menduga Djoko Tjandra melakukan operasi plastik, sehingga tampak lebih muda dari sebelumnya.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkpolhukam) Mahfud MD menyebut pelarian Joko Tjandra merupakan ulah para mafia hukum.

Mafia hukum diduga membantu pelarian Joko Tjandra sejak tahun 2009 atau pada zaman pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Thn 2009 kita sudah dikerjain oleh mafia hukum, sebab Joko Tjandra bs tahu akan divonis 2 thn dan lari sblm hakim mengetokkan palu. Siapa yg memberi karpet kpd dia saat itu shg bisa kabur sblm hakim mengetukkan vonisnya? Limbah mafia ini sdh lama ada, perlu kesadaran kolektif,” kata Mahfud melalui akun Twitternya, Sabtu (1/8/2020).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyebut Djoko Tjandra harus pasal berlipat sesuai pelanggaran pidana yang dilakukannya.

"Joko Tjandra tdk hny hrs menghuni penjara 2 thn. Krn tingkahnya dia bs diberi hukuman2 baru yg jauh lbih lama. Dugaan pidananya, antara lain, penggunaan surat palsu dan penyuapan kpd pejabat yg melindunginya. Pejabat2 yg melindunginya pun hrs siap dipidanakan. Kita hrs kawal ini," kata Mahfud.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Voli, Beladiri, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww