Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
21 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
22 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
21 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Olympic

Siswi SMP di Batang Anai Kritis Ditikam Begal, Pelaku Ditembak Polisi

Siswi SMP di Batang Anai Kritis Ditikam Begal, Pelaku Ditembak Polisi
Ilustrasi pelaku begal ditembak. (viva.co.id)
Minggu, 09 Agustus 2020 08:39 WIB
PARIAMAN - Aparat Polres Padang Pariaman menembak pelaku begal yang beraksi di Batang Anai. Pelaku ditembak petugas karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Dikutip dari detikcom, Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, AKP Abdul Kadir Jailani mengatakan, pelaku berinisial ID (28) ditembak di wilayah Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (8/8/2020) malam.

''Pelaku sempat kabur, sehingga kami ambil tindakan tegas dan terukur,'' kata AKP Abdul Kadir di Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, Jumat malam.

Dituturkan Abdul, ID merupakan pelaku begal sadis. Aksinya terakhir kali membuat seorang siswi SMP kritis usai ditikam pelaku tiga kali di bagian pinggangnya.

''Saat beraksi, dia ini selalu punya niat untuk membunuh korbannya. Namun korban yang merupakan anak di bawah umur ini berhasil diselamatkan,'' ujar dia.

Pelaku tidak hanya merampas barang-barang korban seperti dompet dan ponsel, tapi juga mengambil motor yang dibawa remaja tersebut. Sedangkan korban dibiarkannya terkapar di pinggir jalan.

''Barang bukti sudah kami amankan, yakni pisau dan motor diduga hasil begal,'' katanya.

Usai mendapat penanganan medis di RS Bhayangkara Padang, pelaku diamankan ke Mapolres Padang Pariaman untuk menjalani proses hukum. Dia dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Beladiri, Olympic
wwwwww