Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
22 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
23 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan 'Saya Kafir' dan Anti Islam
Peristiwa
12 jam yang lalu
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan Saya Kafir dan Anti Islam
4
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
Kesehatan
13 jam yang lalu
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
5
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
DPR RI
17 jam yang lalu
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
6
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
DPR RI
16 jam yang lalu
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
Home  /  Berita  /  Politik

Tanggapi Pidato Presiden, PKS: Bicara Memang Mudah, Aksi Nyata yang Ditunggu

Tanggapi Pidato Presiden, PKS: Bicara Memang Mudah, Aksi Nyata yang Ditunggu
Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera. (Istimewa)
Jum'at, 14 Agustus 2020 15:56 WIB
JAKARTA - Pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo yang menyinggung soal momentum krisis pandemik Covid-19 harus "dibajak" untuk melakukan "lompatan" besar direspons oleh politisi PKS.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menilai, harapan Presiden tersebut agaknya tidak realistis lantaran tidak didukung oleh kebijakan yang terarah. Mulai dari perombakan kabinet hingga penajaman anggaran untuk penanganan Covid-19.

"Pandangan saya, jangankan melompat, berjalan pun kita susah kalau tidak ada perubahan fundamental. Mulai dari line up kabinet, penajaman anggaran. UMKM kita jangankan suruh lari sekarang, siuman dari pingsannya saja berat," kata Mardani kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

Atas dasar itu, Mardani menyatakan aksi nyata dari kepala negara yang sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan-tujuan sebagaimana disampaikan dalam pidatonya.

"Bicara mudah, aksi yang ditunggu oleh kita semua. Aksi itu jelas, 1,2, 3 hari ke depan ini apa aksi Pak Jokowi dari pidato yang di atas dalam tanda kutip, bagus pidatonya," pungkas anggota DPR ini.

Presiden Joko Widodo mengatakan, musibah pandemik Covid-19 sedianya dijadikan momentum kebangkitan baru untuk melakukan sebuah lompatan besar. Antara lain membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan strategi besar-strategi besar di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan.

"Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar," kata Jokowi dalam pidato kenegaraan, Jumat pagi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DPR RI, DKI Jakarta

wwwwww