Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
23 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
23 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
22 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
22 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Lagi Bawa Penumpang, Driver Ojol Ini Tiba-tiba Kejang dan Meninggal Dunia

Lagi Bawa Penumpang, Driver Ojol Ini Tiba-tiba Kejang dan Meninggal Dunia
Minggu, 16 Agustus 2020 21:15 WIB

MEDAN - Seorang driver ojek online (ojol) meninggal dunia setelah kejang-kejang saat sedang membawa penumpang di Jalan Letda Sujono, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (15/8/2020).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Ojol tersebut diketahui bernama Riki (24), warga Jalan Sempurna Dusun II Mawar, Desa Sambirejo Timur Kecamatan Percut Sei Tuan.

"Dari keterangan saksi yang merupakan penumpangnya, korban sebelumnya mengalami kejang-kejang hingga akhirnya meninggal dunia," kata Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Ricky Pripurna Atmaja.

Ricky menjelaskan, semula driver ojol itu mendapat orderan mengantar penumpang, yakni saksi bernama Yuli Novelia (27) menuju Jalan Madong Lubis.

Setiba di Jalan Letda Sujono Medan, tepatnya di depan toko baju, Riki meminta berhenti sebentar karena merasakan sakit. Oleh si penumpang permintaan itu dituruti.

"Jadi saksi yang menjadi penumpangnya ini melihat kondisi korban sedang tidak sehat. Lalu mereka berhenti dan setelah berhenti korban langsung mengalami kejang-kejang," ujar Ricky.

Melihat kondisi korban kejang, lanjut AKP Ricky, warga sekitar dan saksi berupaya memberi pertolongan kepada driver ojol itu.

Yuli kemudian menghubungi keluarga korban dan melaporkan peristiwa tersebut kepada personel Polsek Percut Sei Tuan.

Korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit terdekat yakni Rumah Sakit Mitra Medika. Hasil pemeriksaan oleh petugas medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

"Dari keterangan pihak keluarga didapat informasi jika korban punya riwayat sakit jantung. Pihak keluarga tidak menaruh curiga atas kematian korban dan membawa korban ke rumah duka dengan menandatangani pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:gelora.co
Kategori:PON, Olympic, Sumatera Utara
wwwwww