Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Peristiwa
20 jam yang lalu
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
2
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
3
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
4
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
20 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
5
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
Kesehatan
14 jam yang lalu
Waduh... Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Mundur
6
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Peristiwa
15 jam yang lalu
Indonesia Masuki Resesi, PKS Minta Pemerintah Fokus Perhatikan Masyarakat dan Dunia Usaha
Home  /  Berita  /  Politik

Gus Jazil Sebut Pandemi Berpengaruh Terhadap Kualitas SDM di Indonesia

Gus Jazil Sebut Pandemi Berpengaruh Terhadap Kualitas SDM di Indonesia
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid saat menghadiri bedah buku Bunga Rampai yang berjudul 'Dari IKADIM untuk Indonesia' di Gedung Parlemen.
Rabu, 19 Agustus 2020 16:47 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid mengatakan adanya pandemi Covid-19 di tanah air sangat berpengaruh terhadap sumber daya manusia (SDM).

Saat ini semua sekolah melakukan belajar mengajar secara jarak jauh. Namun berdasarkan data yang ia peroleh belajar jarak jauh hanya bisa dilakukan sebanyak 30 persen saja. Sehingga sangat berdampak bagi SDM Indonesia ke depan.

Demikian diungkapkan Jazilul Fawaid dalam acara Bedah Buku Bunga Rampai yang berjudul 'Dari IKADIM untuk Indonesia' di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (19/8).

"Sekarang pemerintah mesti melakukan terbosan dalam bidang pendidikan. Pendidikan jarak jauh hanya bisa dijangkau 30 persen," ujarnya.

Pria kelahiran Pulau Bawean Gresik, Jawa Timur itu mengatakan, pandemi Covid-19 ini efeknya adalah jangka panjang. Jika pandemi ini terus berlangsung maka SDM di Indonesia akan sangat berpengaruh.

Karena di masa pandemi ini menurut politisi PKB yang akarab disapa Gus Jazil ini, peserta didik tidak bisa mengajar secara maksimal. "Kalau di pendidikan kalau tidak diajari tidak mengapa. Tapi tiba-tiba tahu-tahu jadi bodoh saja," tandasnya.

Untuk itu, Koordinator Nasional Nusantara Mengaji ini mengajak para orang tua dan juga peserta didik untuk bisa terus belajar di rumah, walaupun pada saat ini Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid-19. "Saya mengajak kepada semuanya untuk semangat belajar di tengah kesulitan ini," ajak Gus Jazil.

Gus Jazil menuturkan, dirinya telah melakukan kunjungan kerja ke banyak daerah. Masyarakat dan juga pengusaha sangat mengeluhkan adanya pandemi ini. Sehingga dia menuturkan adanya pandemi ini seperti menghadapi perang dunia. "Nah pandemi ini seperti perang, cuma bedanya enga da jam malam dan tank yang lewat. Tapi suasana ini seperti perang," ungkapnya.

Oleh sebab itu, Gus Jazil mendukung pemerintah yang telah mengeluarkan Perppu Nomor 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Covid-19.

Karena adanya Perppu tersebut sangat membantu masyarakat. Termasuk juga segala bantuan yang diberikan oleh pemerintah terhadap masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini. "Ini supaya tidak membuat rakyat terperosok terlalu jauh. Kalau penagguran kemiskinan bertambah, maka akan muncul kriminalitas," pungkasnya.***


wwwwww