Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
21 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
21 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
21 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Voli

Bantuan Rp120 Miliar Diserahkan untuk Pertanian NTB

Bantuan Rp120 Miliar Diserahkan untuk Pertanian NTB
Gambar: Tangkapan layar virtual.
Minggu, 23 Agustus 2020 20:10 WIB

JAKARTA – Pertanian adalah sektor yang tidak terkena resesi dari dampak pandemi Covid-19. Sektor ini menjadi sektor yang menjanjikan untuk menopang ekonomi Indonesia.

Untuk itu, Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan senilai Rp120 miliar untuk memperkuat pertanian di Nusa Tenggara Barat (NTB). Derah ini adalah salah satu dari lumbung pangan nasional yang ada. 

"Pertanian adalah sektor yang tidak membuat masyarakat miskin. Pertanian di NTB dalam track yang benar. Karena itu, saya siap menjadi bagian yang mengawal kemajuan pertanian NTB," katanya Menteri Pertanian Indonesia, Syahrul Yasin Limpo, saat penyerahan bantuan, Minggu (23/8/2020).

Sebagai bagian dari lumbung pangan nasional, NTB tak hanya unggul di tanaman Padi. Daerah ini juga memiliki komoditas unggulan lain yakni jagung, bawang putih, bawang merah dan sapi.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal II 2020 ini, kata Syahrul, ada 2 sektor yang pertumbuhan PDB-nya positif atau berkontribusi terhadap PDB nasional, yaitu pertanian dan telekomunikasi. 

"Sektor pertanian paling tinggi kontribusinya yakni 16,24 persen, sementara telekomunikasi hanya 1,29 persen. Ini adalah bukti sektor pertanian tidak terkena dampak akibat tantangan apapun sehingga kita harus bersinergi memperkuatnya ke depan," kata Syahrul.

Mengutip Antara, BPS mencatat nilai tukar petani (NTP) tercatat sebesar 100,09 persen pada Juli 2020, sehingga naik 0,49 persen dibanding NTP Juni 99,6 persen, dan Mei 2020 hanya 99,47.

Begitu pun dengan ekspor, sektor pertanian mampu menyumbang 2,54 persen secara nasional senilai 0,35 miliar dolar AS. Pada saat sektor lain mengalami penurunan, ekspor pertanian pada Juli 2020, justru meningkat 24,1 persen dibandingkan Juni, dan 11,17 persen dibandingkan Juli 2019.***


Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Voli, Nasional, Badminton, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat
wwwwww