Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
Peristiwa
10 jam yang lalu
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
2
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
MPR RI
8 jam yang lalu
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
3
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
Kesehatan
8 jam yang lalu
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
4
Perdana dan di Tengah Pandemi, Petani Batang Ekspor Bawang Putih untuk Obat
Ekonomi
23 jam yang lalu
Perdana dan di Tengah Pandemi, Petani Batang Ekspor Bawang Putih untuk Obat
5
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
Ekonomi
20 jam yang lalu
Prakerja Gelombang 10 Dibuka untuk Capai Kuota, Rp672an Miliar dari RKUN Belum Diputus
6
Penguatan Kerjasama Kehutanan Indonesia-Korea, Proyek di Riau termasuk Pendorong
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Penguatan Kerjasama Kehutanan Indonesia-Korea, Proyek di Riau termasuk Pendorong
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Presiden Minta Persaingan Sehat Dibuka dalam Memanfaatkan Momentum Pandemi

Presiden Minta Persaingan Sehat Dibuka dalam Memanfaatkan Momentum Pandemi
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. (Gambar: Tangkapan layar video BPMI)
Minggu, 23 Agustus 2020 19:27 WIB

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menyatakan, bangsa Indonesia harus mengambil peluang momentum krisis dari Pandemi Covid-19 untuk melakukan lompatan.

"Oleh sebab itu ruang kompetisi harus dibuka, ruang persaingan yang sehat harus diberi peluang, untuk semua bidang. Kita jangan takut dengan kompetisi dan jangan takut bersaing,” kata Presiden Jokowi dikutip dari video BPMI, Minggu (23/8/2020).

Presiden, menyampaikan hal demikian dalam perayaan HUT ke-22 Partai Amanat Nasional.

Pandemi dan dampaknya yang dirasakan Indonesia dan negara-negara di dunia, ditegaskan Presiden Jokowi, harus dijadikan sebagai kesempatan besar bagi bangsa Indonesia untuk membenahi berbagai kelemahan fundamental, dan mengeksekusi strategi-strategi besar negara.

"Kita harus bergerak serentak, mendobrak semua tantangan, dengan melakukan langkah-langkah yang ‘extraordinary’ untuk melakukan lompatan kemajuan menuju Indonesia Maju yang kita cita-citakan," kata Jokowi.***



wwwwww