Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Beladiri

Hanya 3 Jam, Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Dibekuk Polisi

Hanya 3 Jam, Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Dibekuk Polisi
Suasana evakuasi korban pembunuhan satu keluarga di Sukoharjo, Jumat (21/8/2020). (Foto: Ist.)
Minggu, 23 Agustus 2020 05:05 WIB

SUKOHARJO – Warga dibuat geger dengan temuan satu keluarga (Ayah, Ibu dan dua orang anak) tewas di Dukuh Slemben, Duwet Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng) pada Jumat (21/8/2020) malam.

Setelah evakuasi jenazah dilakukan polisi sekira pukul 21.00 WIB, menyusul tiga jam kemudian jajarba Polres Sukoharjo berhasil menangkap pelaku. 

Kalolda Jateng, Irjen. Pol. Ahmad Luthfi mengonfirmasi penangkapan tersebut.

Pelaku ternyata adalah sopir korban. Pelaku nekat menghabisi nyawa korban sekeluarga lantaran ketahuan telah menggelapkan mobil korban.

"Ketahuan mobil korban dijual untuk membayar hutang-hutang pelaku. Untuk menghilangkan jejak, pelaku datang ke rumah korban dan menghabisi nyawa korban dan keluarganya," kata Luthfi dikutip dari Suara Merdeka, Minggu (23/8/2020).

Sebelumnya, jenazah korban (Suranto) dan keluarganya ditemukan lantaran warga curiga mencium bau tak sedap dari rumah korban. Warga pun melapor ke Kepala Desa Duwet Baki, Suparno, dan laporan pun dilanjutkan ke polisi.

"Saya lihat dua korban di pintu dan dekat tempat tidur. Yang dua korban lainnya tidak tahu, saya tidak masuk ke dalam lagi," kata Suparno, Jumat malam kepada RMOLJateng.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Beladiri, Badminton, DKI Jakarta, Jawa Tengah
wwwwww