Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
Peristiwa
20 jam yang lalu
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
2
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
MPR RI
18 jam yang lalu
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
3
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
Kesehatan
18 jam yang lalu
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
4
Aep Pertahankan Gelar Dengan Kemenangan KO
Olahraga
15 jam yang lalu
Aep Pertahankan Gelar Dengan Kemenangan KO
5
Bali United FC Waspadai Hari Nur
Sepakbola
15 jam yang lalu
Bali United FC Waspadai Hari Nur
6
Terdampak Pandemi, DPR Dorong Belanja Media dari Lembaga Pemerintah
Politik
14 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, DPR Dorong Belanja Media dari Lembaga Pemerintah
Home  /  Berita  /  Hukum

Hanya 3 Jam, Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Dibekuk Polisi

Hanya 3 Jam, Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga Dibekuk Polisi
Suasana evakuasi korban pembunuhan satu keluarga di Sukoharjo, Jumat (21/8/2020). (Foto: Ist.)
Minggu, 23 Agustus 2020 05:05 WIB

SUKOHARJO – Warga dibuat geger dengan temuan satu keluarga (Ayah, Ibu dan dua orang anak) tewas di Dukuh Slemben, Duwet Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng) pada Jumat (21/8/2020) malam.

Setelah evakuasi jenazah dilakukan polisi sekira pukul 21.00 WIB, menyusul tiga jam kemudian jajarba Polres Sukoharjo berhasil menangkap pelaku. 

Kalolda Jateng, Irjen. Pol. Ahmad Luthfi mengonfirmasi penangkapan tersebut.

Pelaku ternyata adalah sopir korban. Pelaku nekat menghabisi nyawa korban sekeluarga lantaran ketahuan telah menggelapkan mobil korban.

"Ketahuan mobil korban dijual untuk membayar hutang-hutang pelaku. Untuk menghilangkan jejak, pelaku datang ke rumah korban dan menghabisi nyawa korban dan keluarganya," kata Luthfi dikutip dari Suara Merdeka, Minggu (23/8/2020).

Sebelumnya, jenazah korban (Suranto) dan keluarganya ditemukan lantaran warga curiga mencium bau tak sedap dari rumah korban. Warga pun melapor ke Kepala Desa Duwet Baki, Suparno, dan laporan pun dilanjutkan ke polisi.

"Saya lihat dua korban di pintu dan dekat tempat tidur. Yang dua korban lainnya tidak tahu, saya tidak masuk ke dalam lagi," kata Suparno, Jumat malam kepada RMOLJateng.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Hukum, GoNews Group, DKI Jakarta, Jawa Tengah

wwwwww