Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gus Menteri Beberkan Program Prioritas Pembangunan Desa ke DPR
Politik
20 jam yang lalu
Gus Menteri Beberkan Program Prioritas Pembangunan Desa ke DPR
2
PDIP Rotasi Ribka Tjiptaning ke Komisi VII Usai Tolak Vaksin
Politik
14 jam yang lalu
PDIP Rotasi Ribka Tjiptaning ke Komisi VII Usai Tolak Vaksin
3
Jika Yakin Bersih, MAKI Tantang Herman Herry dan Ihsan Yunus Berani Datangi KPK
Politik
14 jam yang lalu
Jika Yakin Bersih, MAKI Tantang Herman Herry dan Ihsan Yunus Berani Datangi KPK
4
Aksi Kemanusiaan Korban Gempa, IMI Kirim Tiga Truk Makanan ke Sulbar
Politik
14 jam yang lalu
Aksi Kemanusiaan Korban Gempa, IMI Kirim Tiga Truk Makanan ke Sulbar
5
Dikunjungi Listyo Sigit, Tito Dorong Penguatan Kerjasama Kemendagri-Polri
Nasional
22 jam yang lalu
Dikunjungi Listyo Sigit, Tito Dorong Penguatan Kerjasama Kemendagri-Polri
6
Bencana Alam Bertubi-tubi, Gus Jazil: Eksploitasi Alam Harus Diakhiri
MPR RI
21 jam yang lalu
Bencana Alam Bertubi-tubi, Gus Jazil: Eksploitasi Alam Harus Diakhiri
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Ragam Cara Sosialisasikan Protokol Kesehatan dari Boneka Jenazah hingga Peti Mati

Ragam Cara Sosialisasikan Protokol Kesehatan dari Boneka Jenazah hingga Peti Mati
Minggu, 23 Agustus 2020 03:19 WIB

JAKARTA – Ragam cara dilakukan pemerintah-termasuk melibatkan partisipasi masyarakat-dalam menyosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan guna menanggulangi pandemi Covid-19.

Di persimpangan jalan sekitar Taman Makam Pahlawan Nasional, Kalibata, Jakarta Selatan misalnya, petugas memasang boneka/replika jenazah di banner sosialisasi protokol kesehatan. Ada dua boneka/replika jenazah yang dipasang, satu replika jenazah anak, satu lainnya replika jenazah orang dewasa.

"Jangan biarkan ini terjadi!" bunyi pesan yang tertulis di atas kepala boneka/replika jenazah anak itu. Kedua boneka/replika jenazah tersebut, terlihat dipantek petugas pada Sabtu (22/8/2020) malam.

Selain berisi imbauan, spanduk itu juga memuat komponen protokol kesehatan yang harus dipatuhi warga. Terpampang di bagian bawah, kolom-kolom isian untuk diisi nama Minggu ke-, Bulan, Jumlah kasus positif Covid-19, dan jumlah orang yang meninggal dunia. Tak terlihat kolom isian untuk jumlah kasus sembuh.

Materi kampanye protokol kesehatan sejenis, juga tertangkap kamera ada di Kemang, Jakarta Selatan. Foto dari @dasrilroszandi di Instagram menunjukkan sebuah peti mati dan boneka menggunakan setelah hazmat berdiri di jalur pedestrian.

Entah siapa yang meletakkannya di pedestrian, tapi peti mati berwarna putih itu, dilengkapi dengan tulisan berwarna merah di salah satu sisinya yang berbunyi ‘Peti Korban Covid-19’.

Di bawah peti mati, tampak sejenis papan informasi sederhana yang memuat imbauan mewaspadai Covid-19 dan menyayangi nyawa diri serta keluarga. Papan itu juga memuat data-data terkini korban covid-19, termasuk jumlah orang yang dinyatakan sembuh.

Mengutip laman Covid19.go.id, pada tanggal 22 Agustus 2020, DKI Jakarta menjadi penyumbang terbanyak harian dengan tambahan 649 kasus dengan kumulatif mencapai 22.877 kasus. Untuk kasus kematian, DKI Jakarta mengalami tambahan 17 kasus dan totalnya mencapai 1.080 kasus kematian di Jakarta.

Secara nasional, kampanye protokol kesehatan juga dilakukan melibatkan peran Ibu-Ibu PKK. Bersama Kementerian Dalam Negeri, para Ibu-Ibu PKK membuat sebuah gerakan bernama 'Gebrak Masker' atau Gerakan Bersama Memakai Masker. Dalam program ini, pemerintah daerah yang siap membagikan satu juta masker kepada warganya akan dikunjungi Mendagri Tito Karnavian dan pembagian masker tersebut ke rumah-rumah dibantu oleh relawan Ibu-Ibu PKK setempat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Kesehatan, Nasional, Lingkungan, Umum
wwwwww