Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
Peristiwa
19 jam yang lalu
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
2
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
MPR RI
17 jam yang lalu
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
3
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
Kesehatan
17 jam yang lalu
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
4
Aep Pertahankan Gelar Dengan Kemenangan KO
Olahraga
14 jam yang lalu
Aep Pertahankan Gelar Dengan Kemenangan KO
5
Bali United FC Waspadai Hari Nur
Sepakbola
14 jam yang lalu
Bali United FC Waspadai Hari Nur
6
Terdampak Pandemi, DPR Dorong Belanja Media dari Lembaga Pemerintah
Politik
13 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, DPR Dorong Belanja Media dari Lembaga Pemerintah
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Ragam Cara Sosialisasikan Protokol Kesehatan dari Boneka Jenazah hingga Peti Mati

Ragam Cara Sosialisasikan Protokol Kesehatan dari Boneka Jenazah hingga Peti Mati
Minggu, 23 Agustus 2020 03:19 WIB

JAKARTA – Ragam cara dilakukan pemerintah-termasuk melibatkan partisipasi masyarakat-dalam menyosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan guna menanggulangi pandemi Covid-19.

Di persimpangan jalan sekitar Taman Makam Pahlawan Nasional, Kalibata, Jakarta Selatan misalnya, petugas memasang boneka/replika jenazah di banner sosialisasi protokol kesehatan. Ada dua boneka/replika jenazah yang dipasang, satu replika jenazah anak, satu lainnya replika jenazah orang dewasa.

"Jangan biarkan ini terjadi!" bunyi pesan yang tertulis di atas kepala boneka/replika jenazah anak itu. Kedua boneka/replika jenazah tersebut, terlihat dipantek petugas pada Sabtu (22/8/2020) malam.

Selain berisi imbauan, spanduk itu juga memuat komponen protokol kesehatan yang harus dipatuhi warga. Terpampang di bagian bawah, kolom-kolom isian untuk diisi nama Minggu ke-, Bulan, Jumlah kasus positif Covid-19, dan jumlah orang yang meninggal dunia. Tak terlihat kolom isian untuk jumlah kasus sembuh.

Materi kampanye protokol kesehatan sejenis, juga tertangkap kamera ada di Kemang, Jakarta Selatan. Foto dari @dasrilroszandi di Instagram menunjukkan sebuah peti mati dan boneka menggunakan setelah hazmat berdiri di jalur pedestrian.

Entah siapa yang meletakkannya di pedestrian, tapi peti mati berwarna putih itu, dilengkapi dengan tulisan berwarna merah di salah satu sisinya yang berbunyi ‘Peti Korban Covid-19’.

Di bawah peti mati, tampak sejenis papan informasi sederhana yang memuat imbauan mewaspadai Covid-19 dan menyayangi nyawa diri serta keluarga. Papan itu juga memuat data-data terkini korban covid-19, termasuk jumlah orang yang dinyatakan sembuh.

Mengutip laman Covid19.go.id, pada tanggal 22 Agustus 2020, DKI Jakarta menjadi penyumbang terbanyak harian dengan tambahan 649 kasus dengan kumulatif mencapai 22.877 kasus. Untuk kasus kematian, DKI Jakarta mengalami tambahan 17 kasus dan totalnya mencapai 1.080 kasus kematian di Jakarta.

Secara nasional, kampanye protokol kesehatan juga dilakukan melibatkan peran Ibu-Ibu PKK. Bersama Kementerian Dalam Negeri, para Ibu-Ibu PKK membuat sebuah gerakan bernama 'Gebrak Masker' atau Gerakan Bersama Memakai Masker. Dalam program ini, pemerintah daerah yang siap membagikan satu juta masker kepada warganya akan dikunjungi Mendagri Tito Karnavian dan pembagian masker tersebut ke rumah-rumah dibantu oleh relawan Ibu-Ibu PKK setempat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Kesehatan, Nasional, Lingkungan, Umum

wwwwww