Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
5 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
3
Kemenkop UKM masih Kejar 2 Juta Pelaku UKM Lagi
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Kemenkop UKM masih Kejar 2 Juta Pelaku UKM Lagi
4
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
5 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
5
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
6
Digelar Virtual, SKB CPNS Setjen DPR Diupayakan Transparan
DPR RI
21 jam yang lalu
Digelar Virtual, SKB CPNS Setjen DPR Diupayakan Transparan
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Lindungi PMI dari TPPO, Kemensos Tingkatkan Kerjasama dengan IOM

Lindungi PMI dari TPPO, Kemensos Tingkatkan Kerjasama dengan IOM
IOM saat memberikan simbolis bantuan peralatan kebersihan dalam rangka penanggulangan Covid-19 ke Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos RI. (Foto: Dok. IOM)
Rabu, 26 Agustus 2020 20:39 WIB

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) RI mengintensifkan kerjasama dengan International Organization for Migration (IOM) atau Organisasi Internasional untuk Migrasi, dalam penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI) guna mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

"Ke depan kami ingin mendapatkan bantuan teknis untuk standar operasional prosedur di tempat-tempat penampungan PMI," kata Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (26/8/2020).

Baca Juga: Hari Anti Perbudakan dan Perdagangan Manusia, Titik Balik Perlindungan PMI

Lansiran itu menyebut, kerjasama Kemensos-IOM juga diperlukan dalam upaya pencegahan TPPO di negara-negara yang ketempatan PMI ilegal.

Melalui sistem informasi daring, Kemensos berharap bisa didapat data secara akurat, terbaru, dan terpantau terus menerus mulai dari keberangkatan PMI, "dan kalau diketahui terdeteksi ilegal bisa dipulangkan lebih cepat sampai pemantauan dan pemulangan ke daerah asal,".

Baca Juga: Serius Lindungi PMI, Benny Rhamdani: Pegawai BP2MI Jangan Cuma Jadi Pemadam Kebakaran

"IOM punya kapasitas itu untuk bisa memantau dengan sistem informasi," ujar Harry.****

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pemerintahan, Nasional, Internasional, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww