Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
DPR RI
17 jam yang lalu
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
2
Akhirnya, Polisi Bekuk Pelaku Vandalisme Musola di Tangerang, Ternyata Berstatus Mahasiswa
Peristiwa
12 jam yang lalu
Akhirnya, Polisi Bekuk Pelaku Vandalisme Musola di Tangerang, Ternyata Berstatus Mahasiswa
3
Kemendagri Dorong Kampanye Pilkada Menunjang Prokes
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Kemendagri Dorong Kampanye Pilkada Menunjang Prokes
4
Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
GoNews Group
10 jam yang lalu
Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
5
Duh... Anggota DPRD Dari Partai Golkar Ini Jadi Bandar Narkoba
Hukum
15 jam yang lalu
Duh... Anggota DPRD Dari Partai Golkar Ini Jadi Bandar Narkoba
6
Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye
Politik
15 jam yang lalu
Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye
Home  /  Berita  /  Politik

Ingatkan Pemerintah, Wakil Ketua MPR: Program Subsidi Upah Jangan Sampai Salah Sasaran

Ingatkan Pemerintah, Wakil Ketua MPR: Program Subsidi Upah Jangan Sampai Salah Sasaran
Jum'at, 28 Agustus 2020 18:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan berharap, agar program subsidi upah bagi pekerja yang diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat tepat sasaran.

"Jangan salah sasaran seperti yang terjadi dengan pelatihan online dan dana komunikasi (influencer)," kata Syarief sapaanya saat berbincang, Jumat, (28/8/2020).

Syarief juga meminta, agar program subsidi upah dari pemerintah untuk pekerja ini tersalurkan secara transparant dan akuntable

Hal tersebut, kata Syarief, lantaran bantuan tunai langsung tersebut sangat berguna bagi rakyat yang mengalami kesulitan akibat pandemi Covid 19.

"Yang membuat ekonomi daya beli rakyat semakin menurun. Seharusnya program ini sudah digulirkan oleh Kementerian terkait secara menyeluruh kepada rakyat, bukan baru sekedar peresmian oleh Presiden," tandas Syarief.

Diketahui, Presiden Joko Widodo resmi meluncurkan program subsidi upah bagi pekerja. Di hari peluncuran ini, bantuan tersebut akan langsung ditransfer ke 2,5 juta pekerja.

"Diberikan hari ini, yang kita luncurkan hari ini 2,5 juta (pekerja)," kata Jokowi saat acara peresmian di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/8/2020). Pekerja atau buruh yang menerima bantuan ini adalah yang bergaji di bawah Rp 5 juta.***

wwwwww